Keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar masih tergolong rendah. Salah satu alternatif solusi untuk mengatasinya adalah melalui penggunaan E-Storybook dongeng sastra berbasis kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media tersebut terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas V. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri atas 15 siswa kelas V. Instrumen yang digunakan berupa tes uraian berpikir kritis berdasarkan indikator Ennis. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor dari 54,9 pada pretest menjadi 74,9 pada posttest. Uji t menunjukkan perbedaan signifikan dengan p < 0,001. Simpulan penelitian ini adalah bahwa E-Storybook dongeng sastra berbasis kearifan lokal efektif meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa melalui pembelajaran yang kontekstual, interaktif, dan bermuatan budaya.
Copyrights © 2026