Implementasi Kurikulum Merdeka menuntut calon guru memiliki pemahaman konseptual dan keterampilan pedagogik yang memadai sebelum memasuki dunia kerja. Namun, masih banyak mahasiswa program kependidikan yang belum memperoleh pengalaman praktis dalam menerapkan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai konsep, filosofi, dan kebijakan Kurikulum Merdeka; (2) meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam menyusun perangkat pembelajaran yang meliputi Capaian Pembelajaran (CP), Tujuan Pembelajaran (TP), Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), modul ajar, pembelajaran berdiferensiasi, dan asesmen; serta (3) meningkatkan kesiapan mahasiswa sebagai calon guru profesional. Kegiatan dilaksanakan pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Islam Labuhan Batu (UNISLA) menggunakan metode pelatihan partisipatif yang meliputi penyampaian materi, diskusi, workshop, pendampingan, praktik penyusunan perangkat pembelajaran, dan microteaching. Evaluasi dilakukan melalui pretest, posttest, penilaian hasil praktik, observasi, dan angket kepuasan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap implementasi Kurikulum Merdeka, peningkatan kualitas perangkat pembelajaran yang disusun dengan kategori baik hingga sangat baik, serta meningkatnya kesiapan mahasiswa dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Pelatihan ini terbukti menjadi strategi yang efektif dalam memperkuat kompetensi pedagogik mahasiswa calon guru sehingga dapat mendukung kesiapan mereka menghadapi Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP), Pendidikan Profesi Guru (PPG), dan implementasi Kurikulum Merdeka di satuan pendidikan.
Copyrights © 2026