Desa Lebakmuncang, Ciwidey, Kabupaten Bandung merupakan salah satu sentra produksi stroberi di Jawa Barat yang menghadapi permasalahan ketergantungan pada penjualan buah segar dengan umur simpan singkat dan fluktuasi harga yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran inovasi produk dalam meningkatkan daya saing stroberi lokal melalui diversifikasi produk serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung implementasinya. Metode penelitian menggunakan pendekatan campuran (mixed methods) dengan survei kuesioner terstruktur kepada 15 responden pelaku UMKM stroberi, didukung wawancara mendalam, observasi lapangan, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman dan minat diversifikasi berada pada kategori sangat baik (77,08%), manfaat dan dampak diversifikasi sangat baik (84,58%), faktor pendukung dan penghambat dalam kategori baik (72,5%), serta faktor penentu strategi diversifikasi dalam kategori baik (71,6%). Inovasi produk terbukti mampu meningkatkan nilai jual stroberi hingga 2–3 kali lipat dibandingkan penjualan buah segar. Faktor-faktor pendukung implementasi meliputi ketersediaan bahan baku, antusiasme masyarakat, dukungan kelompok tani, dan permintaan pasar dari wisatawan. Diversifikasi produk stroberi melalui inovasi merupakan strategi krusial dalam pengembangan agroindustri yang berkelanjutan di pedesaan.
Copyrights © 2026