Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

ANALISIS POSTUR TUBUH PEKERJA MENGGUNAKAN METODE OVAKO WORK POSTURE ANALYSIS SYSTEM (OWAS) Pramestari, Diah
IKRAITH-TEKNOLOGI Vol 1 No 2 (2017): IKRAITH-TEKNOLOGI Vol 1 Nomor 2 Bulan November 2017
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.263 KB)

Abstract

Postur kerja seorang pekerja dalam melaksanakan aktivitas kerjanya merupakan salah satu faktor yang dapat menentukan hasil kerja. Postur kerja yang kurang baik dan dilaksanakan secara repetitif (berulang-ulang) pada sistem kerja ataupun fasilitas kerja yang tidak ergonomis akan mengakibatkan lebih cepatnya timbul kelelahan pada pekerja tersebut. Kelelahan yang seringkali timbul pada pekerja pada akhirnya akan mengakibatkan penurunan hasil kerja.PT.X merupakan perusahaan konveksi dengan berbagai jenis produk yang dihasilkan. Proses produksi dimulai dari inspeksi kain, desain dan pembuatan pola, granding dan marking, sampling dan cutting, pengepresan, penjahitan dengan berbagai variasi proses penjahitan, finishing dan diakhiri dengan proses packaging. Dari penelitian pendahuluan, dihasilkan bahwa terdapat banyak keluhan yang dialami pekerja bagian packaging dalam melaksanakan aktivitas kerjanya. Keluhan yang dialami pekerja tersebut adalah keluhan pada daerah pinggang, punggung dan pergelangan kaki. Pada bagian packaging tersebut keseluruhan aktivitas kerja dilakukan dengan manual material handling dengan beban kerja yang berat. Pada penelitian ini, peneliti mengevaluasi postur kerja pekerja khususnya pekerja bagian packaging yang dianggap dapat mengakibatkan musculoskeletal disorders atau kelainan otot dengan menerapkan metode OWAS. Bagian tubuh pekerja yang dievaluasi adalah sikap punggung, sikap lengan, sikap kaki dan berat beban.Dari hasil penelitian didapatkan bahwa postur kerja kegiatan pertama dan kedua pada bagian packaging termasuk dalam kategori 2 yang berarti harus dilakukan perbaikan di masa yang akan datang. Sedangkan kegiatan ketiga dan keempat termasuk dalam kategori 3 yang berarti harus segera dilakukan perbaikan.
ANALISIS PENJADWALAN PRODUKSI PRODUK OXYGEN SENSOR DENGAN METODE HEURISTIC GUPTA DAN CAMPBELL, DUDEK, AND SMITH DI PT. DENSO INDONESIA Darmawan, Luviana Fitriyanti; Pramestari, Diah
IKRA-ITH TEKNOLOGI : Jurnal Sains & Teknologi Vol 2 No 3 (2018): IKRA-ITH TEKNOLOGI Vol 2 No 3 Bulan November 2018
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1542.918 KB)

Abstract

PT. DENSO INDONESIA merupakan perusahaan joint venture antara DENSO CORPORATION dan PT. Astra International di dalam grup PT Astra Otoparts Tbk., yang bergerak dibidang manufaktur komponen otomotif, dengan produknya yang akan di teliti yaitu proses produksi oxygen sensor.  PT. DENSO INDONESIA dalam menghadapi permintaan pada periode Januari-Desember 2017 sering mengalami overtime yang disebabkan oleh kurang maksimalnya penjadwalan mesin yang diterapkan.  Tujuan penyelesaian permasalahan ini adalah meminimasi makespan dengan metode Algoritma Gupta dan CDS. Dari penelitian penjadwalan produksi terjadi perbedaan yang signifikan yang diperoleh hasil penggunaan metode CDS yang paling baik, karena memiliki waktu penyelesaian paling terkecil dibandingkan dengan metode Gupta. 
MENUMBUHKAN JIWA WIRAUSAHA KAWULA MUDADI ERA MILENIAL MELALUI PENDEKATAN INSIDE-OUT Yuliani, Nafisah; Novita, Diana; Pramestari, Diah
IKRA-ITH ABDIMAS Vol 2 No 2 (2019): IKRAITH-ABDIMAS vol 2 Nomor 2 Bulan Juli 2019
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.033 KB)

Abstract

ABSTRAKThe potential for development and development of an entrepreneurial spirit in theyounger generation is still not optimal. This is because the level of education of mostaudiences is high school (SMA) who have never received debriefing about entrepreneurship.The aim of community service is to see the students abilities for themselves through selfconcept,entrepreneurial interest, entrepreneurial traits, own skills, abilities and backgroundthat determine what type of business will be pioneered. Then there needs to be an effort tofoster an entrepreneurial spirit through an inside-out approach. Inside-out approach. TheInside-out approach means initiating something (including making changes) from yourself,not from outside parties. The variables used are self-concept, entrepreneurial interest andentrepreneurial characteristics. Data were obtained through pretest and post testquestionnaires distributed to students. The results show Pretest is done on the variables ofself-concept, entrepreneurial interest and entrepreneurial characteristics. The results ofpretest-variable business interests showed an average of 65.08%. Based on scoreinterpretation criteria, it can be concluded that students self-concept towardsentrepreneurship is strong. The pretestminate results of entrepreneurship show an average of90.08%. Based on the score interpretation criteria, it was concluded that studentsentrepreneurial interest in entrepreneurship was very strong. Post test results onentrepreneurship shows an average of 91.52%. Based on the score interpretation criteria, itwas concluded that students entrepreneurial interest in entrepreneurship was very strong. Theresults of the pre test entrepreneurial characteristics show that the average of Nikai is 77.26%.The post test results showed an average value of 77.78%. Based on the interpretation criteriathe score is concluded that the characteristics of students entrepreneurship towardsentrepreneurs are strong. The results of the post test did not show results that were notsignificantly different from the results of the pre-test. The inside-out approach is a reflectionof the attitude of proactivity, which is to make oneself as a person who is empowered (at thesame time responsible) in creating a positive influence on the surrounding environment. Thisinside-out approach is very good in developing students personally to become independententrepreneurs in the future.
PENENTUAN KRITERIA PERBAIKAN PRODUKTIVITAS PADA SUATU DEPARTEMEN KERJA DENGAN MENGGUNAKAN METODE OBJECTIVE MATRIX (OMAX) Pramestari, Diah
IKRA-ITH TEKNOLOGI : Jurnal Sains & Teknologi Vol 2 No 2 (2018): IKRA-ITH TEKNOLOGI Vol 2 No 2 Bulan July 2018
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.427 KB)

Abstract

ABSTRAKPersaingan dalam dunia industri merupakan hal yang tidak bisa dihindarkan. Semakinbanyaknya industri yang memproduksi produksi sejenis menyebabkan pilihan konsumen punsemakin beragam. Konsumen dapat memilih produk sesuai dengan kebutuhan merekadengan kualitas yang terbaik. Oleh karena itu perusahan dituntut untuk menghasilkan produkdengan kualitas terbaik sesuai dengan kebutuhan pasar atau konsumen. Produktivitas unitkerja yang baik akan mendukung produktivitas perusahaan secara menyeluruh sehinggaperusahaan mampu memenuhi kebutuhan dan meningkatkan kepuasan konsumen.PT.X merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi alat-alat elektronik. Penurunanproduksi terjadi pada salah satu produk Home theater tipe BD pada 6 periode (bulan)selama satu tahun. Penurunan produksi menyebabkan target produksi tidak tercapaisehingga kebutuhan konsumen di periode-periode tertentu tidak terpenuhi. Selainpermasalah tersebut, terjadi peningkatan jumlah produk yang cacat sehingga membutuhkanproses rework dan permasalahan pada proses pengiriman barang. Dengan terjadinyabeberapa permasalahan tersebut maka perusahaan perlu mengetahui produktivitas kerjaperusahaan terutama pada unit kerja yang bermasalah. Pengukuran produktivitas dilakukanuntuk mengetahui keberhasilan perusahaan dalam pemanfaatan sumber daya yang ada untukmenghasilkan output yang diharapkan perusahaan. Perusahaan perlu juga mengetahuikriteria yang berpengaruh dalam produktivitas.Dari hasil penelitian dihasilkan beberapa potential object yang kemudian terpilih menjadilima kriteria-kriteria yang berpengaruh pada produktivitas perusahaan, yaitu :mengoptimalkan kapasitas produksi, minimasi produk cacat, mengoptimalkan rencanaproduksi, minimasi ketidakhadiran karyawan dan mengoptimalkan kerja karyawan. Indeksproduktivitas perusahaan pada periode pengukuran Juli 2016 sampai Maret 2017 adalah140%; 114.45%;
PENJADWALAN DISTRIBUSI PRODUK DENGAN PENERAPAN METODE DISTRIBUTION REQUIREMENT PLAINNING DI PT.X Pramestari, Diah
IKRA-ITH TEKNOLOGI : Jurnal Sains & Teknologi Vol 4 No 1 (2020): IKRAITH-TEKNOLOGI VOL 4 No 1 Bulan Maret 2020
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (713.654 KB)

Abstract

Dalam suatu rangkaian industri, aktivitas produksi yang penting untuk dilakukansetelah proses produksi selesai dilaksanakan adalah penyampaian produk jadi tersebutke konsumen. Aktivitas tersebut adalah aktivitas distribusi. Sistem distribusi seringkalimenghadapi beberapa kendala, salah satunya dikarenakan jarak yang cukup jauhantara produsen dengan distributor ataupun dengan konsumen akhir.PT.X merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi beberapa jenis sepeda.Sistem distribusi produk sepeda ke tangan distributor dirasa belum optimaldikarenakan seringkali menghadapi permasalahan jumlah pengiriman yang tidaksesuai dengan permintaan pihak distributor, jadwal pengiriman yang tidak tepat danbeban biaya distribusi yang cukup besar per tahunnya. Perencanaan distribusi yangbaik dengan penerapan metode Distribution Requirement Plainning (DRP) perludilakukan oleh pihak perusahaan untuk mengatasi permasalahan-permasalahantersebut.Penerapan metode DRP di perusahaan menghasilkan frekuensi pengiriman sebanyak55 kali dengan total biaya distribusi sebesar Rp. 97.551.5410. Hasil tersebut mampumenurunkan biaya distribusi sebesar 29 % dari total biaya Rp. 137.661.810 denganfrekuensi pengiriman sebanyak 96 kali.
Analisa Pengaruh Penerapan Teknologi Informasi untuk Perbaikan Kinerja Rantai Pasok Sistem Produksi-Distribusi dengan Menggunakan Dinamika Sistem Setijadi Setijadi; Diah Pramestari; Bernadetta Kwintiana Ane
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2004
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja suatu rantai pasok sistem produksi-distribusi dipengaruhi oleh beberapapenggerak (drivers), yaitu persediaan, transportasi, fasilitas, dan informasi. Secarapotensial, informasi merupakan penggerak terbesar terhadap kinerja rantai pasok, karenasecara langsung mempengaruhi penggerak lainnya. Informasi membuka peluang untukmembuat rantai pasok lebih responsif dan efisien.Pada sisi lain, pengaturan tingkat produksi dalam suatu sistem produksi-distribusimenjadi suatu masalah sulit karena adanya amplifikasi permintaan dalam rantai pasok(supply chain). Amplifikasi mengakibatkan produksi dan persediaan mengalami kelebihanatau kekurangan dari tingkat yang seharusnya. Masalah persediaan ini akan mempengaruhiwaktu dan tingkat pesanan yang bisa dipenuhi oleh rantai pasok.Pada penelitian ini akan dikaji pengaruh penggunaan teknologi informasi terhadapkinerja rantai pasok suatu sistem produksi-distribusi. Penelitian dilakukan denganmenggunakan suatu model simulasi yang terdiri atas tiga matarantai, yaitu pengecer,distributor, dan pabrik. Dengan melakukan simulasi model, dapat diketahui pengaruhpenggunaan teknologi informasi terhadap kinerja rantai pasok berdasarkan tiga ukurankinerja, yaitu: waktu pemenuhan pesanan, tingkat persediaan aktual, dan tingkat pesanantidak terpenuhi.Kata kunci: teknologi informasi, rantai pasok, sistem produksi distribusi, dinamika sistem,simulasi.
Optimisasi Perencanaan Produksi RoPi (Roti Bikin Hepi) Menggunakan Linear Programming Metode Simpleks Pada Franchise RoPi Cabang Depok - Cibinong Erlin Purwanti; Diah Pramestari
IKRAITH-Teknologi Vol 6 No 1 (2022): IKRAITH-TEKNOLOGI Vol 6 No 1 Maret 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (947.227 KB)

Abstract

The general goal of a business in any field is to increase the number of customers.With an increase in the number of customers will increase profits because thedifference between business capital and operating results from the sale of productsor services is getting higher. The pandemic condition has resulted in a decline inpeople's ability to buy the products that are not their main needs. This decrease inpeople's ability resulted in a decrease in operating income which in the end theoperating profit per period also decreased. The decline in profits was also experienced at the Roti Bikin Hepi outlet which produces and sells coffee breadwith 3 flavors, those are original, chocolate and cheese. The number of unstablesales resulted in an increase and decrease in revenue at the Depok's Ropi outlets.Therefore, companies need to do better production planning to get optimal profits.The application of the Simplex method will be applied to solve problems at the Ropioutlet. Linear Programming will find the most optimal profit solution by taking intoaccount the constraints and in the form of linear inequality. Based on the results ofcalculations using the Linear Programming Simplex Method and the QM forWindows tool, it resulted that in order to get optimal profit the outlet must produceand sell 2,424 pcs of Original RoPi, 750 pcs of Chocolate RoPi, and 250 pcs ofCheese RoPi will get an increase in profit of Rp.10,731,800.
Analisis Pengendalian Kualitas dengan Metode Statistical Quality Control di PT. Sunstar Engineering Indonesia Ratih Sekarwangi; Diah Pramestari
IKRAITH-Teknologi Vol 7 No 1 (2023): IKRAITH-TEKNOLOGI Vol 7 No 1 Maret 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-teknologi.v7i1.2315

Abstract

Pada bulan Maret 2022 terjadinya sejumlah produk drive sprocket yang cacatberupa cacat gompal, gores dan karat. Cacat produk gompal dan tergores terjadikarena produk berbenturan dengan produk-produk lainnya ketika dipindahkan kedalam box sesaat setelah produksi selesai. Sedangkan produk berkarat diakibatkankarena terlalu lama berada di inventory dan suhu ruang yang kurang baik bagiketahanan produk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanatingkat kerusakan yang dialami dan faktor apa saja yang menyebabkan cacatproduk drive sprocket dengan metode Statistical Quality Control (SQC) dimanapeta kendali p akan digunakan sebagai salah satu tools dalam penelitian ini.Terdapat lima data yang melampaui batas kontrol atas (Upper Control Limit) yaitupada data ke-2, ke-7, ke-11, ke-15 dan ke-17 sehingga dilakukan perbaikan tigakali dan didapatkan semua berada di dalam batas kontrol. Penyebab cacat padadrive sprocket yaitu terburu-buru, tidak mengikuti prosedur, kurang pelatihan,dehidrasi, menurunnya konsentrasi, tidak fokus, kurang perawatan, mesin sedangmaintenance, pengecekkan sampling tidak sesuai prosedur, SOP tidak sesuai,delivery belum sesuai pesanan PO, kurangnya ventilasi, sheet baja (bahan baku)yang digunakan buruk serta lingkungan basah dan lembab.
Pengembangan UMKM Pengrajin Tahu Rumahan Melalui Diversifikasi Ampas Tahu Dengan Penjualan Melalui Marketplace di Kecamatan Cimanggis, Depok Essy Malays Sari Sakti; Shafenti Shafenti; Diah Pramestari
IKRA-ITH ABDIMAS Vol 5 No 3 (2022): IKRAITH-ABDIMAS Vol 5 No 3 November 2022
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v5i3.2199

Abstract

UMKM pengarajin tahu rumahan bapak odong adalah produsen tahu bandung dengan bahan utama kedelai. Dalam proses pembuatan tahu menyisakan limbah ampas tahu padat. Diversifikasi ampas tahu merupakan penganekaragaman ampas tahu. menjadi bermacam-macam olahan turunan ampas tahu, contohnya ampas tahu diolah menjadi kerupuk, minuman kesehatan, nugget, tempe gembus, keripik, brownies dll. Ampas tahu merupakan hasil akhir dari produksi tahu yang mempunyai nilai yang sangat rendah dengan harga Rp.400,- /kg basah atau Rp.20.00,/karung basah. Kurangnya minat produsen tahu untuk mengolah ampas tahu karena belum mengetahui tentang diversifikasi ampas tahu, belum memahami cara mengolah ampas tahu menjadi makanan olahan dan belum memiliki peralatan pendukung dalam memproses ampas tahu menjadi makanan olahan serta Mitra belum memiliki karyawan yang mempunyai ketrampilan untuk mengolah ampas tahu menjadi makanan olahan kekinian, belum memahami pemasaran dan penjualan online selain itu dalam menjalankan usahanya Mitra masih menggunakan manajemen keluarga yang sederhana. Metode pelaksanaan yang terapkan dalam kegiatan PKM ini adalah Focus Group Discusion, Pelatihan, Bimbingan Teknis. Hasil kegiatan PKM memperlihatkan adanya peningkatan pengetahuan mitra tentang diversifikasi ampas tahu dan Mitra berhasil membuat kripik ampas tahu dan nugget ampas tahu dengan merek dagang Dapur Kmarketpalce Shopee dan Tokopedia.
Adaptasi Kebiasaan Baru Selama Pandemic melalui Upaya Peningkatan Produktifitas Wirausaha Mandiri Menuju Ekonomi Berkeadilan Yuliani, Nafisah; Pramestari, Diah; Henni, Henni
Perspektif : Jurnal Ekonomi dan Manajemen Akademi Bina Sarana Informatika Vol 19, No 2 (2021): September 2021
Publisher : www.bsi.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jp.v19i2.11399

Abstract

Abstrak-This study aims to determine the efforts to increase the productivity of independent entrepreneurs towards a just economy as a form of adaptation during a pandemic. The sample consists of students who already have a business or who do not have a business as many as 137 students. The data was collected through a mail survey (google forms) and analyzed by descriptive method to find out the description of the respondents to the problem under study. The results of this study indicate that efforts to increase entrepreneurial productivity through improving the characteristics of superior entrepreneurs, improving marketing strategies and improving business performance are a new form of adaptation during the pandemic in order to realize independent entrepreneurship towards a just economy. The results of this study also have two implementations: (1) theoretical implementation for the results of this study is to realize independent entrepreneurship towards a just economy, then the application of competitive strategies in the form of Cost Leadership Strategy, Differentiation Strategy, Innovation Strategy ( Innovation Strategy), Growth Strategy, Alliance Strategy, (2) managerial implementation for the results of this study is an effort to increase entrepreneurial productivity through improving the characteristics of superior entrepreneurs, improving marketing strategies and improving business performance as a form of adaptation. only during the pandemic to realize independent entrepreneurship towards a just economy. This provides motivation to survive in the midst of high competition with good ICT mastery and expand overseas Keywords: Adapting to New Habits, Productivity, Self-Employment