Studi ini bertujuan memetakan kebutuhan mahasiswa sebagai basis empiris perancangan model perkuliahan Wirausaha Bidang Pendidikan Matematika berbasis Project-Based Learning (PjBL) di Program Studi S1 Pendidikan Matematika UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Analisis kebutuhan merupakan tahap pertama (Fase 1) dalam desain penelitian Design-Based Research (DBR). Data dikumpulkan melalui survei terstruktur terhadap 51 mahasiswa dari sembilan kelas pada Juni 2026, menggunakan instrumen enam bagian yang mencakup penilaian kondisi aktual perkuliahan, kebutuhan fitur pembelajaran, kebutuhan kompetensi edupreneurship, hambatan pengembangan jiwa wirausaha, dan preferensi produk edukasi matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kondisi aktual perkuliahan dinilai cukup baik (rata-rata B = 3,50/4,00), namun aspek persiapan konkret menjadi pengusaha (B6 = 3,16) berada pada kategori kritis; (2) kebutuhan tertinggi mencakup proyek nyata pengembangan produk (C1 = 3,78) dan bimbingan terstruktur (C4 = 3,73); (3) gap kompetensi terbesar terdapat pada pemasaran (D5 = 3,84) dan manajemen proyek (D4 = 3,82) yang belum terlayani secara praktis; serta (4) hambatan utama bersifat sistemik, yaitu keterbatasan modal (45,1%), padatnya waktu kuliah (43,1%), dan kebuntuan ide (41,2%). Temuan ini menghasilkan lima rekomendasi prioritas redesain perkuliahan berbasis PjBL Gold Standard yang berorientasi pada produk edukasi nyata terkoneksi ke pengguna.
Copyrights © 2026