Bulu tangkis merupakan cabang olahraga yang menuntut penguasaan teknik, salah satunya smash forehand. Namun, kemampuan smash forehand pemain PB Mutiara Selatan masih belum optimal sehingga diperlukan model latihan yang efektif untuk meningkatkan keterampilan tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model latihan drill smash terhadap hasil smash forehand pemain bulu tangkis PB Mutiara Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen one-group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah pemain bulu tangkis PB Mutiara Selatan. Instrumen penelitian menggunakan tes keterampilan smash forehand yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Analisis data meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji perbedaan hasil pretest–posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal (Sig. pretest = 0,466; posttest = 0,780) dan homogen (Sig. = 0,073). Nilai rata-rata kemampuan smash forehand meningkat dari 15,30 pada pretest menjadi 18,40 pada posttest setelah diberikan latihan drill smash. Dengan demikian, model latihan drill smash berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil smash forehand pemain bulu tangkis PB Mutiara Selatan. Latihan yang dilakukan secara berulang dan terstruktur terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan smash forehand pemain.
Copyrights © 2026