Perkembangan platform social commerce, khususnya TikTok Shop, telah mengubah perilaku pembelian Generasi Z yang semakin dipengaruhi oleh faktor digital dan psikologis. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh social media marketing, ulasan pelanggan online, brand love, dan fear of missing out (FOMO) terhadap niat beli konsumen Generasi Z pada TikTok Shop di Kota Palopo. Kajian terdahulu umumnya masih berfokus pada faktor-faktor rasional, seperti aktivitas pemasaran digital dan ulasan pelanggan online, sedangkan integrasi faktor emosional (brand love) dan tekanan sosial digital (FOMO) dalam satu model penelitian pada konteks TikTok Shop masih relatif terbatas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Data diperoleh melalui kuesioner kepada 250 responden Generasi Z yang aktif menggunakan TikTok Shop dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda berbasis SPSS untuk menguji pengaruh parsial dan simultan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa social media marketing, ulasan pelanggan online, brand love, dan FOMO secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli konsumen. Secara simultan, keempat variabel tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap niat beli Generasi Z pada TikTok Shop. Temuan ini menunjukkan bahwa niat beli dalam konteks social commerce tidak hanya dipengaruhi oleh strategi pemasaran digital, tetapi juga oleh faktor emosional dan tekanan sosial. Penelitian ini memperkaya literatur pemasaran digital dengan mengintegrasikan faktor pemasaran dan faktor psikologis dalam menjelaskan niat beli Generasi Z pada konteks TikTok Shop di wilayah non-metropolitan. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi pelaku usaha dalam merancang strategi pemasaran yang lebih efektif bagi Generasi Z.
Copyrights © 2026