AbstrakPenelitian ini menyoroti penurunan kualitas kerohanian Generasi Z di Gereja Sidang Jemaat Kristus (GSJK) Wilayah Surabaya Timur, yang mencakup 32,68% jemaat. Hanya 37% memiliki rutinitas membaca Alkitab dan 30% memiliki waktu doa pribadi Padahal dalam 2 Timotius 2:20–22, Rasul Paulus menekankan pentingnya menjadi bejana yang terhormat, yakni pribadi yang disucikan dan layak dipakai untuk pekerjaan Tuhan. Tuntutan akan kehidupan yang kudus dan terpisah dari pengaruh jahat menjadi sangat relevan dalam membina spiritualitas Generasi Z yang hidup dalam arus budaya digital, instan, dan konsumtif. Penelitian ini bertujuan menggali makna teologis bejana yang terhormat serta implementasinya bagi Generasi Z. Metode kualitatif teologis digunakan melalui studi pustaka dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Generasi Z memahami bejana terhormat sebagai pribadi yang hidup kudus, berintegritas, dan meneladani Kristus. Implementasi nyata diwujudkan dalam disiplin rohani, pengelolaan teknologi secara bijak, serta komitmen hidup sesuai ajaran iman Kristen.Kata Kunci: bejana yang terhormat, generasi Z, disiplin rohani
Copyrights © 2026