Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai hasil penelitian yang membahas penggunaan model pembelajaran dalam meningkatkan pemahaman konsep peserta didik pada materi suhu dan kalor. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah sepuluh artikel ilmiah yang diperoleh melalui Google Scholar berdasarkan kesesuaian topik, tujuan penelitian, serta tahun publikasi. Data dianalisis secara deskriptif melalui tahapan pengumpulan, penelaahan, dan sintesis terhadap temuan dari setiap artikel. Hasil kajian menunjukkan bahwa rendahnya pemahaman konsep peserta didik pada materi suhu dan kalor dipengaruhi oleh sifat materi yang abstrak, munculnya miskonsepsi, serta penerapan pembelajaran yang masih berpusat pada guru. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Predict–Observe–Explain (POE), Problem Based Learning (PBL), dan Modeling Instruction efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep karena mampu mendorong keaktifan peserta didik selama proses pembelajaran. Selain itu, pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi, seperti Augmented Reality (AR), Google Sites, dan laboratorium virtual, membantu memvisualisasikan konsep-konsep yang abstrak sehingga peserta didik lebih mudah memahami materi. Berdasarkan hasil studi literatur tersebut, dapat disimpulkan bahwa pemilihan model dan media pembelajaran yang sesuai berperan penting dalam meningkatkan pemahaman konsep peserta didik pada materi suhu dan kalor.
Copyrights © 2026