Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan minat Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ), peran kepala sekolah dalam menumbuhkan minat tersebut, serta faktor pendukung dan penghambatnya di SMA Muhammadiyah Borobudur. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar BTQ siswa berada pada tingkat menengah. Kepala sekolah menjalankan peran sebagai edukator, manajer, inovator, leader, dan supervisor melalui pemberian arahan, motivasi, penyediaan fasilitas, serta pengawasan program ekstrakurikuler BTQ. Faktor pendukung meliputi lingkungan sekolah Islami dan adanya tutor sebaya, sementara faktor penghambat utama adalah rendahnya kesadaran siswa dan keterbatasan waktu.
Copyrights © 2023