Kecerdasan buatan (AI) menjadi salah satu teknologi paling transformatif dalam dunia pendidikan abad ke-21. Perkembangannya yang pesat mendorong berbagai sektor pendidikan untuk beradaptasi, termasuk pendidikan agama Islam (PAI). Namun, integrasi AI dalam konteks PAI masih menghadapi berbagai hambatan struktural, mulai dari rendahnya literasi digital guru hingga kekhawatiran etis dan teologis yang belum terjawab secara memadai. Studi literatur ini bertujuan menganalisis peluang dan tantangan pemanfaatan AI sebagai alat bantu guru PAI di era Masyarakat 5.0. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis dengan mengkaji 20 sumber relevan dari jurnal nasional terindeks Sinta dan jurnal internasional terindeks Scopus yang terbit antara tahun 2021 hingga 2025. Proses seleksi sumber dilakukan secara ketat berdasarkan relevansi topik, kualitas metodologi, dan kebaruan data. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI berpotensi meningkatkan efisiensi penyusunan bahan ajar, mendukung personalisasi pembelajaran, dan mempercepat pemberian umpan balik bagi siswa. Meskipun demikian, AI tidak dapat menggantikan peran sentral guru PAI sebagai pembimbing moral dan spiritual. Kajian ini menegaskan bahwa integrasi AI dalam pembelajaran PAI harus selaras dengan nilai-nilai Islam dan mensyaratkan penguatan literasi digital guru secara berkelanjutan dan terstruktur.
Copyrights © 2026