Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kecerdasan Buatan sebagai Alat Bantu Guru Pendidikan Agama Islam: Peluang dan Tantangan di Era Masyarakat 5.0 Muhammad Farhan; Ardhinto Bagus Prakoso
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 32 (2026): Konsepsi 2026: Konferensi Nasional Studi dan Eksplorasi Psikologi
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecerdasan buatan (AI) menjadi salah satu teknologi paling transformatif dalam dunia pendidikan abad ke-21. Perkembangannya yang pesat mendorong berbagai sektor pendidikan untuk beradaptasi, termasuk pendidikan agama Islam (PAI). Namun, integrasi AI dalam konteks PAI masih menghadapi berbagai hambatan struktural, mulai dari rendahnya literasi digital guru hingga kekhawatiran etis dan teologis yang belum terjawab secara memadai. Studi literatur ini bertujuan menganalisis peluang dan tantangan pemanfaatan AI sebagai alat bantu guru PAI di era Masyarakat 5.0. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis dengan mengkaji 20 sumber relevan dari jurnal nasional terindeks Sinta dan jurnal internasional terindeks Scopus yang terbit antara tahun 2021 hingga 2025. Proses seleksi sumber dilakukan secara ketat berdasarkan relevansi topik, kualitas metodologi, dan kebaruan data. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI berpotensi meningkatkan efisiensi penyusunan bahan ajar, mendukung personalisasi pembelajaran, dan mempercepat pemberian umpan balik bagi siswa. Meskipun demikian, AI tidak dapat menggantikan peran sentral guru PAI sebagai pembimbing moral dan spiritual. Kajian ini menegaskan bahwa integrasi AI dalam pembelajaran PAI harus selaras dengan nilai-nilai Islam dan mensyaratkan penguatan literasi digital guru secara berkelanjutan dan terstruktur.
Kesejahteraan Subjektif Guru di Era Digital Ardhinto Bagus Prakoso
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 32 (2026): Konsepsi 2026: Konferensi Nasional Studi dan Eksplorasi Psikologi
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital dalam pendidikan telah mengubah berbagai aspek pekerjaan guru, mulai dari pembelajaran, administrasi, komunikasi, hingga pengelolaan informasi. Perubahan ini membuka peluang bagi inovasi pembelajaran, fleksibilitas kerja, dan akses pengetahuan yang lebih luas. Namun, digitalisasi juga menghadirkan tantangan berupa technostress, kelebihan informasi, kelelahan kerja, dan tekanan profesional yang dapat memengaruhi kesejahteraan subjektif guru. Kajian ini bertujuan mengkaji konsep kesejahteraan subjektif guru di era digital, tantangan yang dihadapi, faktor-faktor yang memengaruhinya, serta strategi peningkatannya. Hasil kajian menunjukkan bahwa kesejahteraan subjektif guru dipengaruhi oleh faktor individual, organisasi, sosial, dan teknologi yang saling berinteraksi. Oleh karena itu, transformasi digital pendidikan perlu disertai upaya sistematis untuk menjaga kesehatan mental dan kesejahteraan psikologis guru.