Permasalahan komunikasi antara orang tua dan anak di Padukuhan X saat ini mengalami penurunan kualitas dan kuantitas akibat tingginya intensitas penggunaan gadget di lingkungan rumah. Berdasarkan Teori Ekologi Bronfenbrenner dan Family Communication Patterns Theory, minimnya ruang dialog di rumah membuat anak cenderung tertutup dan mengalihkan keterbukaannya kepada teman sebaya serta penggunaan gadget sebagai pelarian. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan orang tua mengenai pola komunikasi keluarga yang efektif di era digital. Subjek intervensi terdiri dari 12 ibu di Padukuhan X. Intervensi dilakukan menggunakan metode psikoedukasi yang mencakup pemaparan materi, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab. Hasil intervensi menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan yang signifikan pada peserta dengan nilai p = 0,033 (p < 0,05). Kesimpulannya, metode intervensi psikoedukasi terbukti efektif meningkatkan pemahaman orang tua dalam membangun pola komunikasi keluarga yang adaptif. Peningkatan kesadaran untuk mengutamakan dialog dua arah ini menjadi langkah krusial guna memitigasi dampak negative penggunaan gadget yang berlebihan pada anak.
Copyrights © 2026