Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The relationship between gratitude and social support with psychological well-being among university students Faridah Ainur Rohmah; Faliza Alfidyah Ibzan
Empathy : Jurnal Fakultas Psikologi Vol. 8 No. 1 (2025): [Edition June] EMPATHY Journal Faculty of Psychology
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/empathy.v8i1.30940

Abstract

Many university students encounter academic challenges that may lead to elevated levels of stress and anxiety, potentially indicating low psychological well-being. This study aims to examine the relationship between gratitude and social support with psychological well-being among university students. A total of 120 participants were selected using a cluster random sampling technique. The study employed a correlational quantitative research design, utilizing three standardized instruments: the Gratitude Scale, the Social Support Scale, and the Psychological Well-Being Scale. Data were analyzed using multiple linear regression with SPSS version 27.0. The primary hypothesis testing revealed a significant correlation, with a coefficient of determination R = 0.795 and p = 0.000 (p < 0.01), indicating a strong and statistically significant relationship between gratitude, social support, and psychological well-being. For the first sub-hypothesis, the partial correlation coefficient was 0.327 with a significance level of p = 0.000 (p < 0.01) and a beta value of 0.380, suggesting a significant positive relationship between gratitude and psychological well-being. The second sub-hypothesis showed a partial correlation coefficient of 0.380, a significance level of p = 0.000 (p < 0.01), and a beta value of 0.451, indicating a significant positive relationship between social support and psychological well-being. Based on these findings, it can be concluded that gratitude and social support collectively contribute to 63.2% of the variance in psychological well-being. These results underscore the importance of fostering gratitude and enhancing social support among university students to promote greater psychological well-being.
Psikoedukasi Komunikasi Keluarga untuk Meningkatkan Pengetahuan Pola Komunikasi Keluarga di Era Digital di Padukuhan X, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta Ramadhan Alifah Hakim; Faridah Ainur Rohmah
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 32 (2026): Konsepsi 2026: Konferensi Nasional Studi dan Eksplorasi Psikologi
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan komunikasi antara orang tua dan anak di Padukuhan X saat ini mengalami penurunan kualitas dan kuantitas akibat tingginya intensitas penggunaan gadget di lingkungan rumah. Berdasarkan Teori Ekologi Bronfenbrenner dan Family Communication Patterns Theory, minimnya ruang dialog di rumah membuat anak cenderung tertutup dan mengalihkan keterbukaannya kepada teman sebaya serta penggunaan gadget sebagai pelarian. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan orang tua mengenai pola komunikasi keluarga yang efektif di era digital. Subjek intervensi terdiri dari 12 ibu di Padukuhan X. Intervensi dilakukan menggunakan metode psikoedukasi yang mencakup pemaparan materi, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab. Hasil intervensi menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan yang signifikan pada peserta dengan nilai p = 0,033 (p < 0,05). Kesimpulannya, metode intervensi psikoedukasi terbukti efektif meningkatkan pemahaman orang tua dalam membangun pola komunikasi keluarga yang adaptif. Peningkatan kesadaran untuk mengutamakan dialog dua arah ini menjadi langkah krusial guna memitigasi dampak negative penggunaan gadget yang berlebihan pada anak.