This study was motivated by the low level of students’ verbal communication skills caused by learning activities that provided limited opportunities for student interaction. Therefore, the think-pair-share cooperative learning model was selected as an alternative to address this issue. The study aimed to determine whether the think-pair-share cooperative learning model had an effect on improving students’ verbal communication skills in Islamic Education (PAI) subjects among eleventh-grade students at SMK Negeri 8 Bandar Lampung. This research employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a pretest–posttest nonequivalent group design. The sample consisted of two classes selected through purposive sampling, namely an experimental class and a control class, each consisting of 35 students. Data were collected through observation, documentation, and verbal communication skills tests. The data were analyzed using the N-Gain test and Mann-Whitney U test assisted by SPSS 25. The results of the Mann-Whitney U test on the N-Gain scores showed an Asymp. Sig. (2-tailed) of 0.000 < 0.05, indicating a significant difference in the improvement of verbal communication skills between the experimental and control classes. Thus, the think-pair-share (TPS) cooperative learning model had a positive and significant effect on improving students’ verbal communication skills. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan komunikasi verbal peserta didik yang diduga dipengaruhi oleh proses pembelajaran yang kurang mendorong interaksi dan partisipasi aktif peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe think-pair-share (TPS) terhadap peningkatan keterampilan komunikasi verbal peserta didik pada mata pelajaran PAI di kelas XI SMK Negeri 8 Bandar Lampung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dan desain pretest-posttest nonequivalent group. Sampel penelitian terdiri atas kelas eksperimen dan kelas kontrol yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan tes keterampilan komunikasi verbal, kemudian dianalisis menggunakan uji N-Gain dan Mann-Whitney U test berbantuan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,376 berada pada kategori sedang, sedangkan kelas kontrol sebesar 0,149 berada pada kategori rendah. Hasil uji Mann-Whitney U test memperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 yang menunjukkan adanya perbedaan peningkatan keterampilan komunikasi verbal yang signifikan antara kedua kelas penelitian. Dengan demikian, model pembelajaran think-pair-share terbukti lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan komunikasi verbal peserta didik.
Copyrights © 2026