Abstract: Sistem pengolahan limbah cair (Sewage Treatment Plant/STP) pada fasilitas komersial seperti pusat perbelanjaan memiliki tantangan utama dalam menangani beban pencemar berbasis lemak, minyak, dan grease (FOG) yang berasal dari aktivitas food and beverage (F&B). Kandungan grease yang tinggi berpotensi menurunkan efisiensi proses biologis, menyebabkan fouling pada sistem aerasi, serta menghambat pemenuhan baku mutu air limbah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan grease trap induk terhadap peningkatan kinerja STP dengan kapasitas 750 m³/hari di Pondok Indah Mall 2. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif berbasis analisis performa sistem sebelum dan sesudah intervensi, dengan parameter utama meliputi Chemical Oxygen Demand (COD), Biological Oxygen Demand (BOD), Total Suspended Solids (TSS), dan oil and grease, serta rasio recycle air hasil olahan. Hasil analisis menunjukkan bahwa penambahan grease trap induk mampu menurunkan konsentrasi oil and grease hingga 68%, yang berdampak pada peningkatan efisiensi proses biologis dan stabilitas sistem. Nilai COD menurun dari 180 mg/L menjadi 80 mg/L, sedangkan rasio recycle meningkat dari 25% menjadi 64%. Secara keseluruhan, intervensi upstream ini terbukti efektif dalam mengurangi beban pencemar sebelum masuk ke unit pengolahan utama, sehingga meningkatkan kualitas effluent dan mendukung pemanfaatan kembali air olahan.
Copyrights © 2026