Jerawat masih menjadi keluhan kulit yang banyak dialami oleh masyarakat, terutama disebabkan oleh infeksi bakteri Staphylococcus aureus. Tea Tree Oil dan lysate Lactobacillus plantarum memiliki kemampuan antibakteri terhadap berbagai jenis bakteri patogen, termasuk S. aureus. Tujuan penelitian untuk mengevaluasi karakteristik fisik dan aktivitas antibakteri dari sediaan serum yang mengandung kombinasi Tea Tree Oil dan lysate Lactobacillus Plantarum. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan 4 formula serum F0 (0% : 1%),F1 (1% : 1%),F2 (2,5% : 1%). Evaluasi karakteristik fisik melalui pengujian organoleptis, pH, viskositas, daya sebar, dan homogenitas. Metode difusi cakram digunakan untuk mengevaluasi aktivitas antibakteri sediaan terhadap bakteri Staphylococcus aureus.Penelitian membuktikan bahwa keempat formula memenuhi karakteristik fisik yang sesuai dengan spesifikasi sediaan topikal. Analisis data pada F1, F2, dan F3, rata rata zona hambat yg dihasilkan yaitu 6,56±0,08 mm; 9,06±0,08 mm; 12,60±0,46 mm, artinya semakin tinggi konsentrasi Tea Tree Oil yang digunakan, aktivitas antibakteri yang dihasilkan juga semakin besar. Formula F3 dengan kandungan Tea Tree Oil 5% menunjukkan daerah hambatan yang tertinggi yaitu 12,60mm terhadap pertumbuhan S. aureus dan tergolong dalam aktivitas kuat.
Copyrights © 2026