Obat tradisional merupakan ramuan berbahan alam yang telah digunakan secara turun-temurun oleh masyarakat Indonesia. Penggunaan obat tradisional masih banyak dijumpai di wilayah pedesaan, termasuk di Dusun Wage Desa Batujai Kabupaten Lombok Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan terhadap sikap penggunaan obat tradisional pada masyarakat. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 100 responden dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan dan sikap yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan responden berada pada kategori baik (58%), cukup (41%), dan kurang (1%). Sikap responden didominasi kategori negatif (55%). Hasil uji Rank Spearmank didapatkan nilai p value < 0,1 (0,000) dan kekuatan korelasi sebesar R = -0,378. Nilai tersebut menunjukkan adanya hubungan negatif dengan kekuatan korelasi cukup, yang berarti semakin baik tingkat pengetahuan responden, maka sikap terhadap penggunaan obat tradisional cenderung semakin kritis. Edukasi berkelanjutan diperlukan untuk meningkatkan penggunaan obat tradisional yang rasional, aman, dan berbasis informasi yang tepat.
Copyrights © 2026