Artikel ini membahas kepemimpinan pemerintahan dan followership aparatur dalam organisasi sektor publik. Kajian kepemimpinan dalam administrasi publik umumnya masih menekankan pemimpin, gaya kepemimpinan, dan kapasitas manajerial, sedangkan peran aparatur sebagai pengikut aktif belum banyak dibahas secara khusus. Tujuan artikel ini adalah memetakan hubungan antara kepemimpinan pemerintahan dan followership aparatur, menjelaskan posisi aparatur sebagai aktor aktif dalam proses kepemimpinan, serta mengidentifikasi celah penelitian untuk kajian berikutnya. Artikel ini menggunakan pendekatan systematic literature review dengan menelaah artikel jurnal berbahasa Indonesia, publikasi pemerintah, dan literatur relevan yang sebagian besar terbit dalam delapan tahun terakhir. Analisis dilakukan secara tematik dengan melihat kepemimpinan sektor publik, followership, reformasi birokrasi, budaya organisasi, dan nilai pelayanan publik. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan pemerintahan yang efektif tidak hanya membutuhkan pemimpin yang visioner dan adaptif, tetapi juga aparatur yang kritis, etis, inovatif, dan berkomitmen pada nilai publik. Artikel ini menyimpulkan bahwa penguatan followership dapat mendukung reformasi birokrasi, integritas, pembelajaran organisasi, dan kualitas pelayanan publik.
Copyrights © 2026