Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

The Role of Transformational Leadership in Enhancing Employee Performance: A Systematic Literature Review Ahmad Hadi Saptaji; Ismail Nurdin
ENDLESS: INTERNATIONAL JOURNAL OF FUTURE STUDIES Vol. 9 No. 2 (2026): ENDLESS: International Journal of Future Studies
Publisher : Global Writing Academica Researching & Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/endlessjournal.v9i2.394

Abstract

The success of bureaucratic reform in Indonesia depends heavily on the performance of civil servants (ASN) as the primary providers of public services, with leadership recognized as one of the key determinants of that performance. Transformational leadership is regarded as genuine leadership, as it directs organizations toward goals never previously achieved, in contrast to leadership styles that merely preserve the status quo. This study aims to examine the influence of transformational leadership on improving employee performance through a Systematic Literature Review (SLR) approach. Data were collected by searching for articles on Google Scholar using the keyword "Transformational Leadership and Employee Performance," yielding 10 selected articles published between 2019 and 2025 for in-depth review and analysis. The findings show that transformational leadership consistently has a positive and significant effect on employee performance, in both government institutions and private companies. This effect occurs both directly and indirectly through several mediating variables, namely work discipline, job satisfaction, work motivation, organizational culture, and job autonomy. Transformational leadership has been shown to inspire, motivate, and develop subordinates' potential, thereby increasing commitment, loyalty, trust, and employee engagement in achieving organizational goals. Accordingly, implementing transformational leadership is an effective strategy for improving organizational performance in both public and private sectors, while also supporting the success of the bureaucratic reform agenda through strengthening the quality of civil servants.
KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL BERBASIS BLUSUKAN DALAM TATA KELOLA BERKELANJUTAN: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW PADA KONTEKS PERKOTAAN DAN PEDESAAN Asep Wawan; Ismail Nurdin
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 2 (2026): JSER, December 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i2.1600

Abstract

Kepemimpinan transformasional menekankan kemampuan pemimpin membangun visi, menginspirasi, memperhatikan kebutuhan pengikut, serta mendorong perubahan kolektif. Dalam konteks Indonesia, salah satu praktik kepemimpinan yang memiliki kedekatan dengan karakter tersebut adalah blusukan, yaitu gaya kepemimpinan yang dilakukan melalui keterlibatan langsung pemimpin dengan masyarakat. Artikel ini bertujuan menganalisis kepemimpinan transformasional berbasis blusukan dalam kaitannya dengan partisipasi masyarakat, kepercayaan publik, serta tata kelola berkelanjutan pada konteks perkotaan dan pedesaan. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan tahapan PRISMA yang diadaptasi. Sebanyak 39 dokumen awal diidentifikasi, 10 dokumen duplikat dikeluarkan, 29 dokumen unik disaring, dan 22 dokumen dinilai layak dianalisis secara tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa blusukan dapat dipahami sebagai bentuk operasional kepemimpinan transformasional karena mempertemukan pemimpin dengan realitas sosial, memperkuat komunikasi langsung, dan mendorong responsivitas kebijakan. Namun, efektivitasnya bergantung pada tindak lanjut institusional. Dalam konteks perkotaan, blusukan perlu dikombinasikan dengan tata kelola digital dan sistem pengaduan publik. Dalam konteks pedesaan, blusukan lebih efektif ketika berakar pada nilai budaya, jaringan sosial, dan musyawarah lokal. Artikel ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan transformasional berbasis blusukan berpotensi memperkuat tata kelola berkelanjutan apabila diterapkan secara partisipatif, terukur, dan akuntabel.
KEPEMIMPINAN PEMERINTAHAN DAN FOLLOWERSHIP APARATUR: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW DALAM KONTEKS ORGANISASI SEKTOR PUBLIK Lucky Haiqal Fikri; Ismail Nurdin
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 2 (2026): JSER, December 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i2.1601

Abstract

Artikel ini membahas kepemimpinan pemerintahan dan followership aparatur dalam organisasi sektor publik. Kajian kepemimpinan dalam administrasi publik umumnya masih menekankan pemimpin, gaya kepemimpinan, dan kapasitas manajerial, sedangkan peran aparatur sebagai pengikut aktif belum banyak dibahas secara khusus. Tujuan artikel ini adalah memetakan hubungan antara kepemimpinan pemerintahan dan followership aparatur, menjelaskan posisi aparatur sebagai aktor aktif dalam proses kepemimpinan, serta mengidentifikasi celah penelitian untuk kajian berikutnya. Artikel ini menggunakan pendekatan systematic literature review dengan menelaah artikel jurnal berbahasa Indonesia, publikasi pemerintah, dan literatur relevan yang sebagian besar terbit dalam delapan tahun terakhir. Analisis dilakukan secara tematik dengan melihat kepemimpinan sektor publik, followership, reformasi birokrasi, budaya organisasi, dan nilai pelayanan publik. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan pemerintahan yang efektif tidak hanya membutuhkan pemimpin yang visioner dan adaptif, tetapi juga aparatur yang kritis, etis, inovatif, dan berkomitmen pada nilai publik. Artikel ini menyimpulkan bahwa penguatan followership dapat mendukung reformasi birokrasi, integritas, pembelajaran organisasi, dan kualitas pelayanan publik.
KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL BERBASIS BLUSUKAN DALAM TATA KELOLA BERKELANJUTAN: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW PADA KONTEKS PERKOTAAN DAN PEDESAAN Asep Wawan; Ismail Nurdin
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 2 (2026): JSER, December 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i2.1600

Abstract

Kepemimpinan transformasional menekankan kemampuan pemimpin membangun visi, menginspirasi, memperhatikan kebutuhan pengikut, serta mendorong perubahan kolektif. Dalam konteks Indonesia, salah satu praktik kepemimpinan yang memiliki kedekatan dengan karakter tersebut adalah blusukan, yaitu gaya kepemimpinan yang dilakukan melalui keterlibatan langsung pemimpin dengan masyarakat. Artikel ini bertujuan menganalisis kepemimpinan transformasional berbasis blusukan dalam kaitannya dengan partisipasi masyarakat, kepercayaan publik, serta tata kelola berkelanjutan pada konteks perkotaan dan pedesaan. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan tahapan PRISMA yang diadaptasi. Sebanyak 39 dokumen awal diidentifikasi, 10 dokumen duplikat dikeluarkan, 29 dokumen unik disaring, dan 22 dokumen dinilai layak dianalisis secara tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa blusukan dapat dipahami sebagai bentuk operasional kepemimpinan transformasional karena mempertemukan pemimpin dengan realitas sosial, memperkuat komunikasi langsung, dan mendorong responsivitas kebijakan. Namun, efektivitasnya bergantung pada tindak lanjut institusional. Dalam konteks perkotaan, blusukan perlu dikombinasikan dengan tata kelola digital dan sistem pengaduan publik. Dalam konteks pedesaan, blusukan lebih efektif ketika berakar pada nilai budaya, jaringan sosial, dan musyawarah lokal. Artikel ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan transformasional berbasis blusukan berpotensi memperkuat tata kelola berkelanjutan apabila diterapkan secara partisipatif, terukur, dan akuntabel.
KEPEMIMPINAN PEMERINTAHAN DAN FOLLOWERSHIP APARATUR: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW DALAM KONTEKS ORGANISASI SEKTOR PUBLIK Lucky Haiqal Fikri; Ismail Nurdin
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 2 (2026): JSER, December 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i2.1601

Abstract

Artikel ini membahas kepemimpinan pemerintahan dan followership aparatur dalam organisasi sektor publik. Kajian kepemimpinan dalam administrasi publik umumnya masih menekankan pemimpin, gaya kepemimpinan, dan kapasitas manajerial, sedangkan peran aparatur sebagai pengikut aktif belum banyak dibahas secara khusus. Tujuan artikel ini adalah memetakan hubungan antara kepemimpinan pemerintahan dan followership aparatur, menjelaskan posisi aparatur sebagai aktor aktif dalam proses kepemimpinan, serta mengidentifikasi celah penelitian untuk kajian berikutnya. Artikel ini menggunakan pendekatan systematic literature review dengan menelaah artikel jurnal berbahasa Indonesia, publikasi pemerintah, dan literatur relevan yang sebagian besar terbit dalam delapan tahun terakhir. Analisis dilakukan secara tematik dengan melihat kepemimpinan sektor publik, followership, reformasi birokrasi, budaya organisasi, dan nilai pelayanan publik. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan pemerintahan yang efektif tidak hanya membutuhkan pemimpin yang visioner dan adaptif, tetapi juga aparatur yang kritis, etis, inovatif, dan berkomitmen pada nilai publik. Artikel ini menyimpulkan bahwa penguatan followership dapat mendukung reformasi birokrasi, integritas, pembelajaran organisasi, dan kualitas pelayanan publik.
GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DALAM MEMBANGUN BUDAYA ORGANISASI Rafika Sulistiana; Ismail Nurdin
Journal of Scientech Research and Development Vol 8 No 2 (2026): JSRD, December 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v8i2.1662

Abstract

Perubahan lingkungan organisasi yang semakin dinamis menuntut organisasi memiliki budaya yang kuat, adaptif, dan mendukung pencapaian tujuan organisasi. Budaya organisasi memegang peran penting sebagai pedoman nilai, norma, dan perilaku anggota organisasi sehingga keberadaannya sangat menentukan efektivitas, produktivitas, dan keberlanjutan organisasi. Dalam konteks tersebut, gaya kepemimpinan transformasional dipandang sebagai salah satu pendekatan kepemimpinan yang efektif untuk membangun dan memperkuat budaya organisasi. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur (literature review). Hasil analisis penelitian berbagai sector (pemerintahan, Pendidikan, swasta) menunjukkan pemimpin transformasional dapat membentuk lingkungan kerja yang baik dan memberikan motivasi pegawai untuk mencapai tujuan bersama. Melalui pengaruh ideal, motivasi inspiratif, stimulasi intelektual, dan perhatian individual, pemimpin transformasional mampu menanamkan nilai-nilai organisasi, meningkatkan komitmen anggota, serta mendorong perubahan perilaku yang selaras dengan visi organisasi.