Artikel ini mengkaji pendekatan bimbingan rohani yang dilakukan Kristus dari kisah berdasarkan Yohanes 8:10-11 sebagai pemulihan moral siswa yang terjerumus dalam pergaulan bebas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui studi literatur dan analisis eksegetis Yohanes 8:10-11 untuk memahami relevansi prinsip kasih dan penerimaan Kristus dalam konteks bimbingan. Pembahasan meliputi kondisi siswa yang terjerumus dalam pergaulan bebas, prinsip bimbingan rohani dalam kekristenan, pentingnya bimbingan rohani dalam pemulihan individu, kajian eksegesis Yohanes 8:10-11, prinsip pendekatan bimbingan rohani dalam Yohanes 8:10-11 serta implementasinya bagi pemulihan siswa yang terjerumus dalam pergaulan bebas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip pendekatan yang Kristus lakukan dapat memberikan landasan teologis yang kuat dalam bimbingan rohani. Implementasi prinsip ini memerlukan penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, serta pengembangan program bimbingan yang komprehensif. Dengan demikian, pendekatan ini diharapkan dapat mendukung pemulihan moral siswa dan membantu mereka kembali ke jalur yang benar.
Copyrights © 2026