SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA
Vol. 6 No. 3 (2026)

PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN KOMUNIKASI MELALUI MODEL HANTARAN BERBANTUAN MEDIA CERIPAS PADA PEMBELAJARAN IPAS

Ghina Rhoudotul Jannah (Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, FKIP Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Indonesia)
Diani Ayu Pratiwi (Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, FKIP Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Indonesia)



Article Info

Publish Date
18 Jul 2026

Abstract

The low critical thinking skills and the ability to convey ideas orally and in writing in comprehensive Natural and Social Sciences learning are the background of this research. These operational problems result in the passivity of fifth-grade elementary school students in identifying daily contextual problems. The main focus of this research is to describe and analyze the escalation of critical reasoning capacity and interpersonal communication of students through the implementation of the integrated HANTARAN model assisted by CERIPAS media. The steps of this Classroom Action Research were implemented in a structured manner in four meetings involving 30 students. Primary data collection used observation techniques, oral tests, and performance assessments, which were analyzed descriptively qualitatively and quantitatively. The results of the quantitative research empirically revealed an increase in classical completeness of critical thinking skills from the initial meeting by 10 percent to 84 percent. In line with that, student communication achievement skyrocketed from 4 percent to successfully reach the target figure of 87 percent at the final meeting. The main conclusion confirms that the innovative HANTARAN model based on the integration of Project Based Learning, Contextual Teaching and Learning, and Role Playing has been proven to be very effective in boosting the quality of basic instruction. The use of interactive visual media rich in contextual stories is recommended as an innovative curative strategy for elementary education practitioners to cultivate character and shape the identity of lifelong learners in a sustainable manner. ABSTRAK Rendahnya keterampilan berpikir kritis serta kecakapan menyampaikan gagasan secara lisan maupun tulisan pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial komprehensif melatarbelakangi penelitian ini. Masalah operasional tersebut mengakibatkan kepasifan murid kelas lima sekolah dasar dalam mengidentifikasi masalah kontekstual harian. Fokus utama penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis eskalasi kapasitas bernalar kritis serta komunikasi interpersonal murid melalui implementasi model HANTARAN terpadu berbantuan media CERIPAS. Langkah-langkah Penelitian Tindakan Kelas atau Classroom Action Research ini dilaksanakan secara terstruktur dalam empat pertemuan yang melibatkan subjek sebanyak 30 murid. Pengumpulan data primer menggunakan teknik observasi, tes lisan, dan penilaian performa, yang dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian kuantitatif secara empiris menyingkap peningkatan ketuntasan klasikal keterampilan berpikir kritis dari pertemuan awal sebesar 10 persen melonjak menjadi 84 persen. Selaras dengan itu, capaian komunikasi murid meroket dari 4 persen hingga berhasil mencapai target angka 87 persen pada pertemuan terakhir. Simpulan utama menegaskan bahwa model HANTARAN inovatif berbasis integrasi Project Based Learning, Contextual Teaching and Learning, dan Role Playing teruji sangat efektif mendongkrak mutu instruksional dasariah. Penggunaan media visual interaktif kaya cerita kontekstual ini direkomendasikan sebagai salah satu strategi kuratif inovatif bagi praktisi pendidikan dasar untuk menumbuhkan budi pekerti serta membentuk identitas pembelajar sepanjang hayat secara berkelanjutan.  

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

science

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan matematika dan ...