Kesehatan mental mahasiswa merupakan isu penting yang perlu mendapat perhatian karena tekanan akademik dan sosial yang dihadapi dapat memicu berbagai gangguan psikologis, termasuk depresi. Penelitian ini bertujuan mengelompokkan tingkat risiko kesehatan mental mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara menggunakan Patient Health Questionnaire-9 (PHQ-9) dan metode Hierarchical Clustering. Data penelitian diperoleh dari 50 mahasiswa yang memenuhi kriteria penelitian. Proses clustering dilakukan menggunakan Ward’s Method dengan pengukuran jarak Euclidean Distance untuk mengidentifikasi kelompok mahasiswa berdasarkan kemiripan gejala depresi yang dialami, dan hasilnya divisualisasikan melalui dendrogram. Hasil penelitian menunjukkan terbentuknya lima cluster, yaitu cluster 1 sebanyak 10 mahasiswa (20%), cluster 2 sebanyak 8 mahasiswa (16%), cluster 3 sebanyak 15 mahasiswa (30%), cluster 4 sebanyak 9 mahasiswa (18%), dan cluster 5 sebanyak 8 mahasiswa (16%). Cluster 3 merupakan kelompok dengan anggota terbanyak, sedangkan sebagian anggota cluster tergolong dalam kategori Moderate Severe Depression. Hasil pengelompokan menunjukkan adanya variasi tingkat risiko kesehatan mental yang relatif merata pada populasi penelitian serta memperlihatkan pola kemiripan gejala depresi antaranggota dalam setiap cluster. Temuan ini dapat menjadi dasar bagi institusi pendidikan dalam merancang program deteksi dini dan intervensi kesehatan mental yang lebih terarah bagi mahasiswa.
Copyrights © 2026