Abstrak. Proyek konstruksi adalah rangkaian aktivitas yang dirancang untuk mencapai tujuan tertentu dalam batasan waktu, biaya, dan kualitas. Akan tetapi keterlambatan jadwal, pengerjaan ulang dan kerugian finansial merupakan hal yang sering terjadi. Untuk mengatasi tantangan tersebut, industri konstruksi mulai mengadopsi Teknologi Konstruksi 4.0, salah satunya adalah IoT. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis trend, tantangan serta strategi dalam pemanfaatan IoT pada proyek konstruksi untuk meningkatkan efisiensi dan biaya. Penelitian ini menggunakan Metode SLR dengan pendekatan PRISMA. Penelitian ini juga memanfaatkan Platform Watase UAKE untuk mensintesis literatur secara transparan dan terstruktur serta VOSviewer untuk membantu visualisasi peta SLR. Untuk mengurangi bias, penelitian ini mengkaji studi-studi berkualitas berupa artikel yang terindeks Scopus dalam rentang publikasi Tahun 2015 - 2024. Melalui pendekatan ini, Peneliti mampu mengumpulkan 527 artikel pada tahap awal. Setelah melalui berbagai tahapan proses penyaringan tersisa 34 artikel yang layak untuk dilanjutkan ke proses sintesis kajian SLR. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan IoT dalam sektor konstruksi berkembang pesat dengan kontribusi terbesar berasal dari China, disusul India dan Amerika Serikat. Implementasi sistem monitoring IoT terbukti mampu menghemat biaya hingga 25% dan mempercepat waktu pelaksanaan proyek sebesar 30%. Namun demikian, penerapannya memerlukan investasi awal sekitar 10% dari total nilai proyek.
Copyrights © 2026