Banjir bandang yang melanda Kecamatan Palembayan mengakibatkan kerusakan dan hilangnya beberapa lahan sawah sehingga berpotensi pada penurunan kapasitas produksi padi yang mempengaruhi daya dukung lahan pertanian padi sehingga perlu dilakukannya analisis dan hingga perumusan arah pengelolaan untuk keberlanjutan daya dukung lahan pertanian padi. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi perubahan luasan lahan pertanian sawah pasca bencana banjir bandang, (2) menganalisis kondisi dan dinamika daya dukung lahan pertanian padi pasca bencana banjir bandang dalam memenuhi kebutuhan beras masyarakat, dan (3) merumuskan arahan pengelolaan untuk keberlanjutan daya dukung lahan pertanian padi berdasarkan hubungan antar faktor. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode yang digunakan adalah klasifikasi citra satelit landsat seta analisis berbasis Sistem Informasi geografis (SIG), pemodelan sistem dinamis berbasis simulasi dengan menggunakan Powersim dan metode Interpretative Structural Modelling (ISM) untuk menyusun arah pengelolaan. Hasil penelitian menunjukkan lahan pertanian mengalami penurunan sebesar 1,953805377 % / tahun di tambah 155 ha berkurang di tahun 2026 dipicu bencana banjir bandang. hasil simulasi menunjukkan daya dukung lahan berada di angka 1,87 pada tahun 2020 dan 1,13 pada tahun 2040. sehingga hasil ISM mengidentifikasikan bahwa rehabilitasi lahan sawah pasca bencana banjir bandang sebagai arah pengelolaan utama untuk keberlanjutan daya dukung lahan pertanian padi. Penelitian ini dapat menjadi dasar dalam pengelolaan keberlanjutan daya dukung lahan pertanian.
Copyrights © 2026