Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Vol. 5 No. 2 (2026): Juni 2026

Analisis Kesalahan Penggunaan Tenses dalam Teks Tulis Pembelajar EFL di MA Bahrul Ulum, Pasir Pangaraian, Riau

Robby Chandra S (Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah)
Indah Mustika Noviani Lubis (Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah)
Rika Liandini (Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah)
Zulfitri Zulfitri (Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah)



Article Info

Publish Date
23 Jul 2026

Abstract

Penelitian ini menganalisis jenis dan penyebab kesalahan penggunaan tenses pada siswa EFL (English as a Foreign Language) di SMA Bahrul Ulum, Pasir Pangaraian, Riau, dengan menggunakan kerangka Contrastive Error Analysis (CEA). Data dikumpulkan dari 33 teks tulisan siswa (teks recount dan deskriptif) dan dianalisis berdasarkan model analisis kesalahan yang dikemukakan oleh Corder (1967), dengan membedakan kesalahan interlingual dan intralingual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa misinformation (kesalahan penggunaan bentuk) sebesar 42% dan omission (penghilangan unsur bahasa) sebesar 35% merupakan jenis kesalahan yang paling sering ditemukan, terutama dalam penggunaan Simple Past Tense dan Present Perfect Tense. Kesalahan-kesalahan tersebut terutama disebabkan oleh interferensi bahasa pertama (L1), karena Bahasa Indonesia tidak menggunakan penandaan morfologis untuk menunjukkan kala (tense). Penelitian sebelumnya (Purba, 2023; Floranti & Adiantika, 2019; Ismaniar et al., 2025) juga melaporkan bahwa pola kesalahan seperti ini masih sering terjadi pada pembelajar EFL di Indonesia akibat perbedaan struktur antara bahasa pertama (L1) dan bahasa sasaran (L2). Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman yang lebih mendalam mengenai tantangan penggunaan tenses yang masih berlanjut dalam konteks pendidikan menengah di Indonesia. Implikasi pedagogis dari penelitian ini menunjukkan perlunya pembelajaran kontrastif yang eksplisit, latihan remedial yang terarah, serta integrasi kegiatan yang berfokus pada bentuk bahasa (form-focused activities) dalam pembelajaran menulis. This study analyzes the types and causes of tense errors in EFL (English as a Foreign Language) students at Bahrul Ulum High School, Pasir Pangaraian, Riau, using the Contrastive Error Analysis (CEA) framework. Data were collected from 33 student-written texts (recount and descriptive texts) and analyzed based on the error analysis model proposed by Corder (1967), by distinguishing between interlingual and intralingual errors. The results showed that misinformation (form errors) amounted to 42% and omission (omission of language elements) amounted to 35% were the most frequently found types of errors, especially in the use of Simple Past Tense and Present Perfect Tense. These errors were mainly caused by first language (L1) interference, because Indonesian does not use morphological marking to indicate tense. Previous studies (Purba, 2023; Floranti & Adiantika, 2019; Ismaniar et al., 2025) also reported that this type of error pattern still frequently occurs among EFL learners in Indonesia due to structural differences between the first language (L1) and the target language (L2). This research contributes to a deeper understanding of the ongoing challenges of tense use in the context of secondary education in Indonesia. The pedagogical implications of this research point to the need for explicit contrastive learning, targeted remedial practice, and the integration of form-focused activities in writing learning.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jkip

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media Mathematics Other

Description

Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan is a journal that contains articles on research results in the field of teacher training and education. Articles published in Tut Wuri Handayani have gone through a peer-review process, to maintain the best quality of articles in scientific ...