Jurnal Diferensiasi: Jurnal Hasil Penelitian, Pengembangan dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan
Vol. 2 No. 1 (2026): Juni

Masjid sebagai Pusat Kehidupan Sosial Keagamaan Masyarakat Pedesaan: Studi Kualitatif di Dusun Galih Utama, Desa Pringgajurang Utara

Zainiya Anisa (Universitas Pendidikan Mandalika)



Article Info

Publish Date
17 Jul 2026

Abstract

Abstract: Mosques in rural Muslim communities frequently operate beyond their ritual function, yet their integrated contribution to religious formation, non-formal education, social solidarity, and community participation remains insufficiently documented at the hamlet level. This study examines the roles of the mosque in the everyday life of Galih Utama Hamlet, Pringgajurang Utara Village. A descriptive qualitative design was employed. Data were obtained through direct observation, in-depth interviews with mosque administrators, religious and community figures, local residents, and university students participating in a community service program, as well as the examination of activity records and other supporting documents. Data were analyzed interactively through condensation, display, and conclusion drawing, while source and technique triangulation were used to strengthen credibility. The findings identify five interconnected functions of the mosque: a center of congregational worship and spiritual formation; a setting for continuous religious guidance; a provider of Qur’anic and character education for children and adolescents; a hub for Islamic philanthropy, mutual assistance, and collective work; and a legitimate public space for deliberation, social integration, and collaboration with community service programs. These functions reinforce social capital through repeated encounters, shared norms, trust, and reciprocal action. The mosque’s significance therefore lies not only in the number of activities conducted, but also in its capacity to connect generations and local actors within a shared moral framework. Participatory management, transparent administration of social funds, youth regeneration, and sustained institutional partnerships are required to maintain and expand this contribution. Abstrak: Masjid dalam masyarakat Muslim pedesaan kerap menjalankan fungsi yang melampaui ibadah ritual, tetapi kontribusinya secara terpadu terhadap pembinaan keagamaan, pendidikan nonformal, solidaritas sosial, dan partisipasi warga belum banyak didokumentasikan pada tingkat dusun. Penelitian ini menganalisis peran masjid dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Dusun Galih Utama, Desa Pringgajurang Utara. Penelitian menggunakan desain kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan pengurus masjid, tokoh agama, tokoh masyarakat, warga sekitar, dan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata, serta penelaahan jadwal kegiatan, arsip, dan dokumen pendukung. Data dianalisis secara interaktif melalui kondensasi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, sedangkan kredibilitas temuan diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan lima fungsi yang saling berkaitan, yaitu masjid sebagai pusat ibadah berjamaah dan pembentukan spiritual, ruang pembinaan keagamaan berkelanjutan, penyelenggara pendidikan Al-Qur’an dan pembinaan karakter anak serta remaja, pusat filantropi Islam, bantuan sosial, dan gotong royong, serta ruang publik yang memiliki legitimasi moral untuk musyawarah, integrasi sosial, dan kolaborasi program pengabdian. Keseluruhan fungsi tersebut memperkuat modal sosial melalui perjumpaan rutin, norma bersama, kepercayaan, dan tindakan timbal balik. Dengan demikian, arti strategis masjid tidak hanya terletak pada banyaknya kegiatan, tetapi pada kemampuannya menghubungkan generasi dan aktor lokal dalam kerangka moral yang sama. Pengelolaan partisipatif, administrasi dana sosial yang transparan, regenerasi pemuda, dan kemitraan kelembagaan berkelanjutan diperlukan untuk menjaga serta memperluas kontribusi tersebut.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JDPK

Publisher

Subject

Humanities Education Environmental Science Social Sciences Other

Description

Jurnal Diferensiasi: Jurnal Hasil Penelitian, Pengembangan dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan (JDPK) is a journal which provides a forum for publishing research or review articles related to researches in instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, ...