Pembelajaran biologi tentang materi spermatophyta di sma masih terasa umum dan kurang mengaitkan potensi lingkungan sekitar sebagai sumber belajar yang relevan dengan konteks kehidupan siswa. Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul pembelajaran biologi tentang spermatophyta yang menggunakan potensi lokal di laboratorium pertanian terpadu jagan, sukoharjo, untuk siswa SMA kelas X fase E sesuai kurikulum merdeka. Penelitian ini menggunakan metode research and development (r&d) dengan model borg dan gall yang dimodifikasi menjadi tujuh tahap. Potensi lokal diperoleh melalui observasi di lapangan dan identifikasi tumbuhan spermatophyta, terdapat total 54 spesies yang terdiri dari gymnospermae dan angiospermae (monokotil dan dikotil). Kelayakan modul dinilai oleh ahli materi, ahli modul, guru biologi, dan siswa kelas X menggunakan instrumen penilaian. Hasil validasi menunjukkan persentase kelayakan sebesr 86,58%, dari ahli materi dan ahli modul, 87,89% dari guru biologi, serta 91,59% dari siswa yang termasuk dalam kategori sangat layak. Dengan demikian, modul Spermatophyta berbasis potensi lokal layak dijadikan bahan ajar tambahan dalam pembelajaran biologi di SMA. Modul ini mendukung pembelajaran kontekstual dan pemanfaatan potensi lokal sebagai sumber belajar, sekaligus meningkatkan keterampilan proses sains, berpikir kritis, dan kepedulian siswa terhadap lingkungan.
Copyrights © 2026