Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tantangan integrasi media pembelajaran berbasis teknologi digital dan Artificial Intelligence (AI) dalam implementasi deep learning di satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, survei, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah dan guru PAUD. Analisis data dilakukan menggunakan teknik coding melalui tahapan member checking, rich text description, dan audit trail. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa tantangan utama integrasi media pembelajaran berbasis teknologi digital dan AI di PAUD meliputi rendahnya kompetensi digital guru, akses internet, serta minimnya pelatihan pemanfaatan AI. Satuan PAUD sudah mulai menggunakan video pembelajaran, smartphone, Interactive Flat Panel (IFP), Smart TV, dan audio edukatif, namun penggunaannya masih bersifat sederhana dan belum terintegrasi secara optimal dalam implementasi deep learning. Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) juga masih sangat terbatas karena rendahnya kompetensi digital guru dan minimnya pelatihan. Faktor pendukung meliputi tersedianya perangkat teknologi, akses sumber belajar digital, motivasi guru, serta dukungan kebijakan pendidikan. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan sarana prasarana, akses internet, kompetensi digital guru, serta kekhawatiran terhadap dampak penggunaan gadget pada anak usia dini.
Copyrights © 2026