Meningkatnya jumlah keluarga single parent menimbulkan tantangan tersendiri dalam proses pengasuhan, terutama dalam mendukung perkembangan kemampuan sosial anak usia dini. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman strategi pengasuhan single parent dan peran dukungan komunitas dalam meningkatkan kemampuan sosial anak usia dini. Penelitian ini dilaksanakan di Komunitas Sekolah Gajahwong Yogyakarta selama kurang lebih sebulan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Metode analisis melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa single parent menerapkan strategi pengasuhan yang beragam sesuai kondisi keluarga, meliputi komunikasi, keteladanan, pembiasaan perilaku prososial, serta pemberian kesempatan berinteraksi dengan lingkungan. Penelitian juga menemukan bahwa komunitas berperan dalam mengembangkan kemampuan sosial anak dan mendukung pengasuhan orang tua melalui berbagai kegiatan pembelajaran dan interaksi sosial. Temuan ini memberikan penguatan bahwa pengasuhan adaptif yang didukung komunitas sekolah berkontribusi terhadap perkembangan kemampuan sosial anak usia dini dalam keluarga single parent.
Copyrights © 2026