Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan konsentrasi belajar anak usia 5–6 tahun di TK Budi Bhakti melalui kegiatan ice breaking. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek 14 anak. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ice breaking efektif meningkatkan konsentrasi belajar anak. Rata-rata persentase konsentrasi belajar meningkat dari 35% pada tahap pra-penelitian menjadi 50% pada siklus I dan 83% pada siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan ice breaking yang menarik dan sesuai dengan karakteristik anak mampu meningkatkan fokus, keterlibatan, serta kemampuan anak dalam mengikuti pembelajaran. Kegiatan ice breaking direkomendasikan untuk diterapkan secara rutin sebagai salah satu strategi pembelajaran yang dapat membantu meningkatkan konsentrasi anak usia dini selama mengikuti proses belajar.
Copyrights © 2026