Jurnal Cakrawala Ilmiah
Vol. 5 No. 11 (2026): Juli 2026

ANALISIS KOMPARATIF KINERJA KEUANGAN PT MAYORA INDAH TBK DAN PT GARUDAFOOD PUTRA PUTRI JAYA TBK BERDASARKAN ANALISIS RASIO KEUANGAN PERIODE 2021–2024

Arshita Lutfi Alfionita (Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Mulia Balikpapan, Indonesia)
Nabila Rahmadani (Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Mulia Balikpapan, Indonesia)
Rosalinda Rosalinda (Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Mulia Balikpapan, Indonesia)
Eko Edy Susanto (Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Mulia Balikpapan, Indonesia)



Article Info

Publish Date
21 Jul 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kinerja keuangan PT Mayora Indah Tbk dan PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk selama periode 2021–2024. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan perusahaan. Analisis dilakukan menggunakan rasio likuiditas (Current Ratio, Quick Ratio, dan Cash Ratio), rasio profitabilitas (Net Profit Margin, Gross Profit Margin, Return on Assets, dan Return on Equity), serta rasio solvabilitas (Debt to Asset Ratio dan Debt to Equity Ratio). Interpretasi hasil rasio mengacu pada standar penilaian kinerja keuangan menurut Kasmir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Mayora Indah Tbk memiliki kinerja keuangan yang relatif lebih baik dibandingkan PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk, terutama pada aspek likuiditas, profitabilitas, dan struktur modal. Sementara itu, PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk menunjukkan perkembangan positif terutama dalam efisiensi operasional dan pertumbuhan laba.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JCI

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Public Health Social Sciences Other

Description

Digitalisasi eknomi menembus batas wilayah negara dan kedaulatan ekonomi yang dapat saja menjadi peluang atau ancaman. Digitalisasi tidak bisa dihindari, tetap permsalahan utamanya adalah bagaimana negara ini harus dapat merumuskan kebijakan agar masyarakat kita jangan hanya menjadi sapi perahan ...