Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keaktifan siswa dalam pembelajaran fikih yang masih didominasi metode ceramah dan interaksi satu arah. Kondisi tersebut menyebabkan siswa kurang berani bertanya, menjawab, menyampaikan pendapat, serta belum terlibat secara optimal dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa melalui penerapan metode tanya jawab terstruktur pada pembelajaran fikih di kelas VIII SMP IT Al-Hijrah Medan. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa kelas VIII A, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi terstruktur, wawancara, dokumentasi, dan lembar aktivitas siswa. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keaktifan siswa dari 30% pada pra-siklus menjadi 58% pada siklus I dan 82% pada siklus II. Peningkatan paling menonjol terjadi pada keberanian menjawab pertanyaan dan inisiatif bertanya. Temuan ini menunjukkan bahwa metode tanya jawab terstruktur efektif menciptakan pembelajaran fikih yang lebih aktif, dialogis, dan partisipatif.
Copyrights © 2026