Pemanfaatan metaverse terhadap perspektif Gereja harus terus dikembangkan karena, dengan kemajuan teknologi yang ada Gereja harus mengkritisi hal tersebut. Artikel ini ditulis agar dalam pemanfaatan metaverse, Gereja juga harus memahami definisi dari cryptocurrency secara teknologi dan teologi agar Gereja secara eksplisit tidak salah dalam mengartikan pemanfaatan mata uang virtual di era metaverse. Dengan adanya cryptocurrency maka, Gereja juga harus memahami dengan jelas apa fungsi dari pada NFT di dalam metaverse sendiri. Pemanfaatan metaverse tidak hanya dalam memperkaya teknologi dalam dunia Kekristenan namun, juga bisa sebagai sarana peluang dalam berbisnis (peluang bekerja dan mencari nafkah) yang di mana, hal tersebut harus dipahami dari dalam (sisi teologi) dan dari luar (sisi teknologi) agar Gereja mempergunakan metaverse sebagai sebuah sarana beribadah dan tidak terpatok pada pola ibadah yang monoton. Dengan hal tersebut barulah Gereja dapat berkembang tidak hanya secara teologi namun secara teknologi di dunia metaverse yang telah disediakan di masa kini. Kata kunci : cryptocurrency, gereja, metaverse, NFT
Copyrights © 2026