Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, termasuk dalam Pendidikan Agama Katolik bagi siswa sekolah menengah. Kehadsiran internet, media sosial, dan berbagai platform digital memengaruhi pola belajar, perilaku sosial, serta kehidupan spiritual peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan yang dihadapi guru Pendidikan Agama Katolik di era digital, menjelaskan peran guru dalam pembinaan iman dan karakter peserta didik, serta mengkaji strategi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka melalui analisis buku, jurnal ilmiah, dokumen Gereja, Kitab Suci, dan berbagai sumber akademik lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa era digital memberikan peluang sekaligus tantangan bagi Pendidikan Agama Katolik, seperti pengaruh negatif media sosial, menurunnya kesadaran spiritual, dan keterbatasan kompetensi digital guru. Di sisi lain, guru memiliki peran strategis sebagai pendidik, pembina iman, pendamping rohani, dan teladan hidup Kristiani. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang kreatif, inovatif, kontekstual, dan berbasis teknologi agar Pendidikan Agama Katolik tetap relevan dalam membentuk iman dan karakter peserta didik di era digital. Kata kunci: pendidikan agama katolik; era digital; peran guru; pembinaan iman; pendidikan karakter; teknologi digital
Copyrights © 2026