Diterima : Ketergantungan industri kuliner terhadap tepung terigu impor dan meningkatnya kesadaran akan isu gluten mendorong perlunya inovasi mi berbahan pangan lokal. Penelitian ini menganalisa preferensi konsumen dalam inovasi Singapore Laksa Noodle berbahan tepung talas dan protein keong sawah. Dalam penelitian ini diuji cita rasa, gizi, dan biaya produksi Singapore Laksa Noodle berbahan tepung talas dan protein keong sawah, dibandingkan produk berbahan terigu konvensional. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan melibatkan uji organoleptik dilakukan oleh panelis terlatih dan uji tingkat kesukaan pada panelis tidak terlatih terhadap warna, aroma, rasa, dan tekstur menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan preferensi konsumen pada mi eksperimen unggul pada rasa dan aroma. Pada kandungan gizi, kalori dan lemak lebih rendah, serta biaya produksi lebih murah dibandingkan produk pembanding. Preferensi konsumen pada Singapore Laksa Noodle berbahan talas dan keong sawah layak dikembangkan sebagai pangan fungsional yang sehat, rendah gluten, dan ekonomis.
Copyrights © 2026