cover
Contact Name
Lu'luwatin Rosdiana Aprilia
Contact Email
lulu@akparnhi.ac.id
Phone
+6285759003710
Journal Mail Official
lulu@akparnhi.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Lembang No. 112 KM 12,8 Kelurahan Gudangkahuripan Kabupaten Bandung Barat 40359
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pariwisata Vokasi
ISSN : 27472302     EISSN : 27980286     DOI : -
Diterbitkan oleh Akademi Pariwisata NHI Bandung. Di akhir tahun 2020 merupakan waktu yang penuh makna bagi perjalanan publikasi ilmiah di Akademi Pariwisata NHI Bandung karena upaya membangun budaya penelitian dan publikasi ilmiah mulai dihidupkan kembali yakni dengan lahirnya Jurnal Pariwisata Vokasi (JPV). Pada kesempatan ini JPV terbit pada Volume 1 Nomor 1 dengan frekuensi terbit sebanyak dua kali dalam setahun yakni pada bulan Juni dan Desember. JPV diterbitkan oleh Akademi Pariwisata NHI BANDUNG sebagai media publikasi oleh para dosen, peneliti, pakar, dan praktisi dalam meningkatkan karir dan profesinya serta menjadi bagian dari pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. Terbit dua kali pada bulan Juni dan Desember Redaksi mengundang para pakar, akademisi dan praktisi serta seluruh pihak untuk menulis karya ilmiah secara kreatif dan inovatif meliputi tema Kepariwisataan dan Hospitaliti juga mengenai bidang vokasional pariwisata
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 57 Documents
HYGIENE PENGELOLAAN MAKANAN DI CV MITRA JAYA KATERING BANDUNG Ita Karnita; Yosua Yordan Yurianto
JURNAL PARIWISATA VOKASI Vol 1 No 1 (2020): Jurnal Pariwisata Vokasi
Publisher : Akademi Pariwisata NHI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan standar Personal hygiene, Kebersihan makanan dan kebersihan dapur di CV. Mitra Jaya Katering Bandung. Metode pengumpulan yang dilakukan adalah metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan cara penyebaran kuesioner, observasi. Sedangkan teknik analisis data dengan menggunakan skala likert. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa pelaksanaan personal hygiene, kebersihan makanan dan kebersihan dapur di CV Mitra Jaya Katering Bandung standar masih dalam kategori kurang. Masalah dalam penelitian: 1) Bagaimana Personal hygiene para karyawan CV Mitra Jaya Katering? 2) Bagaimana Kebersihan makanan di CV Mitra Jaya Katering? 3) Bagaimana Kebersihan area dapur CV Mitra Jaya Katering? Bagaimana personal hygiene para karyawan di CV. Mitra Jaya Katering? 2) Bagaimana kebersihan makanan di CV. Mitra Jaya Katering?. Saran yang diberikan untuk pemecahan masalah adalah :1) Dalam upaya meningkatkan personal Hygiene para karyawan dibutuhkan pelatihan khusus agar para karyawan mengetahui dengan benar betapa pentingnya menjaga kebersihan diri dalam bekerja di bidang jasa boga, sehingga kualitas makanan yang dikelola dapat selalu terjaga kualitasnya 2) Dalam upaya meningkatkan kebersihan pengelolaan makanan penulis menyarankan agar fasilitas penyimpanan makanan dibenahi dan karyawan diberikan pengetahuan tentang penyimpanan bahan makanan sesuai dengan kualifikasinya. Dengan pengetahuan seadanya membuat karyawan tidak mementingkan peletakkan bahan makanan sesuai dengan tempatnya.3) Dalam upaya menjaga kebersihan dapur diperlukan instruksi dari pemilik agar setiap hari dapur dibersihkan secara berkala, juga perlu adanya pembenahan ventilasi udara dan penerangan di dapur agar dapat menunjang para pekerja dalam bekerja karena akan berpengaruh pada kualitas makanan yang di hasilkan serta keselamatan dalam bekerja.
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN KOMPETENSI DOSEN TERHADAP KEPUASAN KERJA SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP KINERJA DOSEN DI SEKOLAH TINGGI PARIWISATA BANDUNG Antonius Iskandar Yahya
JURNAL PARIWISATA VOKASI Vol 1 No 1 (2020): Jurnal Pariwisata Vokasi
Publisher : Akademi Pariwisata NHI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui dan mengkaji Pengaruh Budaya Organisasi dan Kompetensi Terhadap Kepuasan Kerja Serta Implikasinya Kepada Kinerja Dosen di Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung. Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung dengan populasi dosen PNS sebanyak 100 orang. Metode Penelitian yang dipergunakan adalah metode yang bersifat deskriptif analisis dengan menggunakan analisis jalur (path analyse), dan pengolah datanya menggunakan program SPSS dan MSI. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut : 1) Tingkat budaya organisasi di Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung termasuk dalam kategori cukup baik dengan skor rata-rata sebesar 3,00; 2) Tingkat kompetensi berada pada kategori cukup baik dengan skor rata-rata sebesar 3,12; 3) Tingkat kepuasan kerja berada pada kategori cukup baik dengan skor rata-rata 3,31; 4) Keadaan kinerja dosen di Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung berada pada kategori cukup baik dengan skor rata-rata 3,08; 5) Terdapat pengaruh budaya organisasi terhadap kepuasan kerja di Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung dengan total pengaruh sebesar 35,72%. Terdapat pengaruh kompetensi terhadap kepuasan kerja di Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung dengan total pengaruh sebesar 42,14%. Pengaruh budaya organisasi dan kompetensi terhadap kepuasan kerja di Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung dengan total pengaruh sebesar 77,85%. Terdapat pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja dosen di Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung dengan total pengaruh sebesar 83,36% dan sisanya sebesar 22,3% merupakan variable yang tidak diteliti dalam penelitian ini yang mempengaruhi kinerja dosen Kesimpulan dari penelitian ini adalah terbukti ada pengaruh antara budaya organisasi dan kompetensi terhadap kepuasan kerja serta implikasinya kepada kinerja dosen di lingkungan Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung.
KEPUASAN PELAYANAN DI RESTORAN BUTTERCUP BOULANGERIE BANDUNG Sri Marini; I Dewa Ayu Gita Mahasanti
JURNAL PARIWISATA VOKASI Vol 1 No 1 (2020): Jurnal Pariwisata Vokasi
Publisher : Akademi Pariwisata NHI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepuasan pelayanan konsumen di restoran Buttercup Boulangerie Bandung. Metode pengumpulan yang dilakukan adalah metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan cara penyebaran kuesioner, observasi. Sedangkan teknik analisis data dengan menggunakan skala likert. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa kepuasan pelayanan konsumen di restoran Buttercup Boulangerie Bandung masih dalam kategori kurang. Masalah dalam penelitian: 1) Bagaimana kepuasan pelayanan pelanggan di restoran Buttercup Boulangerie Bandung?; 2) Bagaimana tingkat frekuensi pelanggan dalam membeli produk di Restoran Buttercup Boulangerie Bandung?; 3) Bagaimana pelanggan dalam merekomendasikan Restoran Buttercup Boulangerie Bandung kepada konsumen lain?; dan 4) Bagaimana keterpenuhan harapan pelanggan setelah membeli produk di Restoran Buttercup Boulangerie Bandung?. Saran yang diberikan untuk pemecahan masalah adalah: 1) Restoran Buttercup Boulangerie Bandung perlu mengembangkan variasi produk makanan dan minuman, sehingga dengan ada banyaknya pilihan bagi pelanggan hal ini dapat meningkatkan kepuasan pelanggan. Menjaga dan mempertahankan kualitas makanan yang disajikan dalam kondisi fresh serta memiliki penampilan dan cita rasa yang baik 2) lebih memperluas iklan dan promosi melalui sosial media untuk meningkatkan frekuensi pelanggan dalam membeli di Restoran Buttercup Boulangerie Bandung 3) mengembangkan inovasi dalam hal dekorasi ruangan dan membangun suasana restoran yang lebih baik sehingga hal itu dapat meningkatkan inisiatif pelanggan untuk mengunggah restoran ke sosial media dan mendorong pelanggan dalam merekomendasikan restoran untuk penyelenggaraan suatu acara 4) Pelanggan Restoran Buttercup Boulangerie Bandung memberikan respon yang positif terhadap keterpenuhan harapan pelanggan, hal ini perlu dipertahankan serta ditingkatkan agar dapat dimaksimalkan.
TINJAUAN PROFESIONALITAS KARYAWAN KANTOR DEPAN HOTEL DILIHAT DARI PERSPEKTIF KOMPETENSI KARYAWAN Lu'luwatin Rosdiana Aprilia; Nabila Mirza
JURNAL PARIWISATA VOKASI Vol 1 No 1 (2020): Jurnal Pariwisata Vokasi
Publisher : Akademi Pariwisata NHI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profesionalitas karyawan dilihat dari persepektif kompetensi kantor depan di The Luxton Hotel Bandung. Metode pengumpulan yang dilakukan adalah metode deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan cara penyebaran kuesioner, observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data dengan menggunakan skala likert. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa bahwa secara umum kompetensi karyawan kantor depan di The Luxton Hotel Bandung dapat diklasifikasikan baik, hanya saja masih ada dimensi yang perlu diperhatikan, yaitu dimensi sikap. Dimana seorang karyawan dikatakan berkompetensi apabila karyawan tersebut dilandasi atas pengetahuan, keterampilan serta sikap kerja, sehingga profesionalitasnya masih diragukan. Masalah dalam penelitian: 1) Bagaimana pengetahuan karyawan kantor depan di Luxton Hotel Bandung?, 2) Bagaimana keterampilan karyawan kantor depam di Luxton Hotel Bandung? dan 3) Bagaimana sikap perilaku karyawan kantor depan di Luxton Hotel Bandung?. Saran yang diberikan untuk pemecahan masalah adalah: 1) Manager harus senantiasa membimbing dan memberikan hal – hal mengenai pengetahuan baru sesuai dengan bidangnya. Serta memotivasi dengan cara memberikan contoh yang baik agar karyawan termotivasi untuk mengasah pengetahuan baru. 2) Pihak manajemen dihimbau memberikan program – program pendidikan dan training yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan agar keterampilan dan kemampuan karyawan dalam bekerja jauh lebih baik lagi, salah satu nya seperti tentang pelatihan SOP yang berhubungan dengan kantor depan secara berkala dan sistematis. 3) Dimensi sikap ini sudah cukup tetapi belum optimal dan belum memenuhi harapan. Oleh karena itu penulis dapat memberikan saran kepada pihak manajemen agar memberikan kelas pelatihan dengan contoh materi pentingnya sikap dalam bekerja, menjelaskan tentang efek baik mempunyai sikap dalam bekerja yang baik dan menjelaskan efek buruk dari tidak mempunyai sikap yang baik pada saat bekerja
PENGGUNAAN ABU GOSOK SEBAGAI ALTERNATIF PENGGANTI PEMBERSIH KERAK AIR YANG RAMAH LINGKUNGAN PADA BATHROOM DI HOTEL ARDAN BANDUNG Superwiratni Superwiratni; Jefri Cania
JURNAL PARIWISATA VOKASI Vol 1 No 1 (2020): Jurnal Pariwisata Vokasi
Publisher : Akademi Pariwisata NHI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini penulis menganalisis Penggunaan Abu gosok sebagai alternatif pengganti pembersih kerak air yang ramah lingkungan pada Bathroom di Hotel Ardan Bandung. Bathroom merupakan tempat yang berfungsi untuk membersihkan diri dan merupakan tempat yang rentan menjadi sarang kuman, untuk itu diperlukan pembersihan yang maksimal dimulai dari lantai bathroom hingga dinding kamar mandi dengan menggunakan chemical setiap harinya agar tidak timbul watermark sehingga memberikan rasa nyaman ketika tamu tersebut menginap. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui alternatif penggunaan pengganti pembersih kerak air yang sulit hilang namun ramah lingkungan untuk bathroom dengan menggunakan abu gosok di Hotel Ardan Bandung. Metode yang digunakan yaitu metode penelitian deskriptif kuantitatif berdasarkan data yang didapatkan melalui kuisioner. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi tambahan referensi baru dalam studi perhotelan dengan peminatan Room Division yang selama ini belum banyak diteliti sehingga dapat digunakan sebagai rujukan dalam penelitian di masa datang maupun dapat menambah masukan bagi industri Hotel
PROMOSI DIGITAL MARKETING DI HOTEL CALIFORNIA BANDUNG Deni Mulyana; Degina Agiya Agustina Rahdian
JURNAL PARIWISATA VOKASI Vol 1 No 1 (2020): Jurnal Pariwisata Vokasi
Publisher : Akademi Pariwisata NHI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Segmenting, Targeting dan Positioning Menggunakan Digital Marketing di Hotel California Bandung. Metode penelitian yang akan digunakan deskriptif dengan pendekatan analisa STP. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa STP Menggunakan Digital Marketing di Hotel California Bandung masih dalam kategori kurang. Masalah dalam penelitian: 1) Bagaimana Segmenting Menggunakan Digital Marketing di Hotel California Bandung? 2) Bagaimana Targeting Menggunakan Digital Marketing di Hotel California Bandung? 3) Bagaimana Positioning Menggunakan Digital Marketing di Hotel California Bandung? Saran yang diberikan untuk pemecahan masalah adalah: 1)Segmenting seharusnya lebih menggunakan pencarian informasi yang lebih akurat yang biasa digunakan perusahaan lain, untuk mendukung peranan penting kerja digital pada pemasaran produk pada pasar-pasar tertentu, dan menyesuaikan setiap kondisi dan situasi segmentasi pasar tidak hanya menengah keatas, namun memberikan peluang segmentasi pasar yang lain untuk dapat menikmati produk di Hotel California Bandung. 2)Targeting dengan hasil target pada penjualan online di Hotel California Bandung harus dipertahankan, karena pelaku pembelian secara online melalui digital marketing telah meningkat, dan juga penjualan online bisa dominan telah dilakukan oleh seluruh masyarakat. Namun Hotel California Bandung Harus mampu meningkatkan penjulan produk tidak hanya melalui penjualan kamar saja, akan tetapi melalui outlet lain guna mencapai target penjualan dan juga melakukan kegiatan pada e-commerce dengan gaya lain. 3)Positioning pada melakukan kegiatan positioning bagi mendapatkan presepsi image yang baik dalam benak konsumen seharusnya Hotel California Bandung melakukan kegiatan promosi dan informasi dengan lebih efektif lagi pada media sosial, sehingga memiliki nilai image yang sangat khusus, juga dengan menambah kegiatan promosi pada outlet lain, guna untuk menarik konsumen agar meningkatkan pendapatan pada target hotel yang tidak hanya dengan penjualan kamar saja
PEMBUATAN CARICA FRUIT LEATHER DENGAN SUHU PENGERINGAN YANG BERBEDA Akmal Sugiyarto; Ilham Fajri
JURNAL PARIWISATA VOKASI Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Pariwisata Vokasi
Publisher : Akademi Pariwisata NHI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the right temperature in the manufacture of Carica fruit leather which will produce the best organoleptic test results and is favored by panelists and also as a food diversification made from Carica fruit can minimize the value of post-harvest loss by processing it into fruit leather can increase the economic value of the Carica fruit and also determine the acceptance of Carica fruit leather products to tourists who visit the tourist area of Dieng and the citizens of Dieng. The collection method used is the experimental method. Data collection techniques were carried out using product experiments, distributing questionnaires, and observing. While the data analysis technique using a hedonic scale. Based on the results of the study, it can be seen that professional panelists prefer Carica fruit leather with a temperature of 70oC. Similar to the professional panelists, the consumer panelists for Carica fruit leather with a temperature of 70oC were superior with the criteria of Carica fruit aroma, sweet and slightly sour taste, slightly brownish yellow color, and slightly rough, thin & elastic texture; then the selling price that the author gets with a profit of Rp.212,050, - is Rp.899.540,-per 100 pcs, then the selling price of Carica fruit leather per pc unit is Rp. 8.955,-; and acceptance of Carica fruit leather products are included in the "Accepted" category. Problems in research: 1) What is the taste of fruit leather made from Carica fruit with different drying temperatures? 2) How to calculate the selling price of fruit leather made from Carica fruit with different drying temperatures? 3) How is the potential for consumer acceptance of fruit leather made from Carica fruit with different drying temperatures?. Suggestions given for problem-solving are: 1) Carica fruit leather product packaging can be improved again to make it more attractive, efficient and also increase its selling value; 2) The shape of the Carica fruit leather product can still be reduced to make it easier to eat; 3) If viewed from the aspect of the cost of Carica fruit leather products, it is still too cheap, so it can still be developed in terms of shape, packaging, and others.
PEMANFAATAN KOLOSTRUM SAPI DALAM PEMBUATAN PERMEN KARAMEL SUSU SEBAGAI OLEH-OLEH WISATAWAN LEMBANG Sonny Pratama Mandara; Sara Rabasari
JURNAL PARIWISATA VOKASI Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Pariwisata Vokasi
Publisher : Akademi Pariwisata NHI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the taste, calculation of production costs, nutritional information, and shelf life of Milk Caramel Candy using Cow Colostrum with Milk Caramel Candy made from cow's milk. Food diversification made from cow's milk colostrum can minimize the loss value of cow's milk colostrum, which is mostly discarded by processing it into caramel candy, an alternative souvenir for Lembang tourists. The collection method used is the experimental method. Data collection techniques were carried out through product experiments, distributing questionnaires, and observing. While the data analysis technique using a hedonic scale. Based on the results of the study, it can be seen that Professional Panellists and Consumer Panellists prefer the color, aroma, taste, and texture of Experimental Milk Caramel Candy, Experimental Milk Caramel Candy contains 27.7% carbohydrates, 0.65% fat, 1.4% protein higher than Comparative Milk Caramel Candy. Meanwhile, the calorie content of the Comparative Milk Caramel Candy was 0.03% higher than the Experimental Milk Caramel Candy. So that the Experimental Milk Caramel Candy is good for consumption as a nutritious snack for tourists while traveling in Lembang, the Experimental Milk Caramel Candy, the author spends Rp. 9,335, - with a packaging fee of Rp. 50,-, Experimental Milk Caramel Candy can last up to 3 (three) weeks at normal room temperature by using closed packaging and in the refrigerator. Suggestions given for problem-solving are: 1) Presenting other flavor variants so that they become an attraction for consumers or tourists; 2) Create a new variant by replacing one of the ingredients in the recipe used to make Experimental Milk Caramel Candy with other ingredients such as using Stevia Sugar in the hope of expanding the market reach and thereby attracting consumers who cannot consume sugar; 3) To develop further research on the use of Cow Colostrum for other processed products considering the nutritional content is better than Cow's Milk so that it becomes another new product variant, and 4) Further research is conducted to increase the shelf life of the product for a longer period.
MINAT BELI KONSUMEN DI BAKSO KOTA CAK MAN MAGELANG Erwin Setiawan; Steven
JURNAL PARIWISATA VOKASI Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Pariwisata Vokasi
Publisher : Akademi Pariwisata NHI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine buying interest in Bakso Cak Man Magelang. In this paper, the research method that the author uses is descriptive. Data collection techniques were carried out by distributing questionnaires, observations, interviews and literature studies. While the technique of data analysis using a Likert scale. Based on the results of the research, it can be seen that in general, buying interest has not been achieved. The problems in the research: 1) How is consumer attention to Meatballs in Cak Man Magelang, 2) How is consumer interest in Meatballs in Cak Man Magelang? and 3) What is the consumer's desire for Meatballs in Cak Man Magelang City?. 4) What are the consumer's actions towards the Cak Man Magelang City Meatballs?. Suggestions given for this research are 1) Cak Man City Meatballs, Magelang, need to develop a variety of food and beverage products. 2) Cak Man Magelang City Meatballs are expected to further expand advertising and promotions to increase the number of customers buying at Cak Man Magelang City Meatballs. 3) Cak Man City Meatballs are expected to evaluate effective marketing strategies because consumer demand tends to decline. 4) There are many aspects that still need to be improved and maximized in the future. It also has a positive influence on the company if customer satisfaction is met.
TINJAUAN PELAKSANAAN PENCEGAHAN CROSS CONTAMINATION BAHAN PANGAN DI DAPUR 18th THE TRANS LUXURY HOTEL BANDUNG Senia Azka Aurora; Yayan Setiawan
JURNAL PARIWISATA VOKASI Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Pariwisata Vokasi
Publisher : Akademi Pariwisata NHI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the implementation of preventing cross contamination of foodstuffs in the 18th kitchen of The Trans Luxury Hotel Bandung. The type of research method chosen and used by the author is descriptive method. Data collection techniques were carried out by direct observation, distributing questionnaires, and studying literature. While the data analysis technique using a Likert scale. Based on the results of the study, it can be seen that in general the prevention of cross contamination of food ingredients in the 18th kitchen of The Trans Luxury Hotel Bandung is good, it's just that there are dimensions that need to be considered, such as: how to wash hands before preparing food, the cooks are still not good and to be further improved and think about the impact that will occur if you do not wash your hands before preparing food. The competence of front office employees at The Luxton Hotel Bandung can be classified as good, it's just that there are dimensions that need to be considered, namely the attitude dimension. Where an employee is said to be competent if the employee is based on knowledge, skills and work attitudes, so that his professionalism is still in doubt. Problems in research: 1) How is the cleanliness in the 18th kitchen of The Trans Luxury Hotel Bandung?. 2) How is the completeness of the equipment in the 18th kitchen of The Trans Luxury Hotel Bandung?. 3) How is the cook in the 18th kitchen of The Trans Luxury Hotel?. 4) Bandung in washing hands before preparing food? 5) How does the cook in the 18th The Trans LuxuryHotel Bandung kitchen wash their hands after touching raw food? 6) How to store raw and ready-to-eat food in the 18th kitchen of The Trans Luxury Hotel Bandung ?. 7) What is the number of food storage areas in the 18th The Trans Luxury Hotel's kitchen?8) How is the knowledge of cross-contamination by the cooks in the 18th The Trans Luxury Hotel Bandung's kitchen?