Perkembangan IPTEK menuntut pendidik dan peserta didik untuk mampu memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran. Namun, modul ajar yang digunakan di sekolah masih bersifat sederhana dan belum mengintegrasikan teknologi serta kearifan lokal secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar interaktif berbantuan Canva berbasis kearifan lokal serta mengetahui tingkat validitas, praktikalitas, dan efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analyze, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Barumun Baru. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, lembar validasi, angket, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar memperoleh kriteria sangat valid dengan skor 92,5% dari ahli materi, 98% dari ahli media, dan 90% dari ahli bahasa. Kepraktisan modul juga tergolong sangat praktis dengan skor 96,7% dari guru dan 97% dari siswa. Selain itu, modul ajar terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep dengan nilai rata-rata pretest 57,6 dan posttest 89, serta nilai N-gain sebesar 0,74 dengan kategori tinggi. Dengan demikian, modul ajar interaktif berbantuan Canva berbasis kearifan lokal layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran
Copyrights © 2026