Globalisasi dan digitalisasi memunculkan beragam problematika seperti hoaks dan intoleran hingga konsepsi kewarganegaraan global. Untuk mendukung kewarganegaraan global, siswa perlu ditanamkan nilai-nilai kebajikan kewarganegaraan (civic virtue) melalui pendidikan pancasila di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi pembentukan civic virtue melalui Pendidikan Pancasila untuk mendukung kewarganegaraan global. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menerapkan metode studi literatur. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis melalui teknik analisis isi guna mengidentifikasi tema-tema pokok yang muncul dari proses kajian literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implikasi pembentukan civic virtue melalui Pendidikan Pancasila dapat dirumuskan dalam tiga ranah. Pertama, Pendidikan Pancasila perlu menguatkan pembelajaran nilai yang tidak hanya sekedar pada ranah kognitif atau pengetahuan, namun diwujudkan dalam sebuah tindakan. Kedua, Pendidikan Pancasila perlu memperluas cakupan kewarganegaraan dari konteks lokal, nasional sampai ke konteks global. Ketiga, sekolah perlu menjadi ruang pembentukan warga negara global dengan membuat program sekolah yang dapat memperkuat civic virtue siswa. Dengan demikian, civic virtue tidak hanya sekedar etika loka saja, namun berfungsi sebagai jembatan antara nilai kebangsaan dengan kewarganegaraan global.
Copyrights © 2025