Penguatan karakter kewargaan menjadi salah satu tantangan utama Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dalam menghadapi dinamika demokrasi dan perubahan sosial di Indonesia. Meskipun berbagai penelitian telah mengkaji pemikiran Mohammad Hatta dari perspektif demokrasi, nasionalisme, dan ekonomi kerakyatan, belum terdapat kajian yang merekonstruksi etos kewargaannya sebagai kerangka konseptual Pendidikan Kewarganegaraan. Penelitian ini bertujuan merekonstruksi etos kewargaan melalui analisis terhadap karya-karya utama Mohammad Hatta, seperti Demokrasi Kita, Kumpulan Karangan, Membangun Koperasi dan karya lainnya, serta menganalisis relevansinya bagi PPKn. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode sejarah melalui tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etos kewargaan Hatta dibangun atas integritas moral, kesederhanaan, tanggung jawab sosial, solidaritas sosial, dan komitmen terhadap keadilan sosial. Temuan ini menawarkan perspektif indigenous citizenship berbasis nilai Pancasila sebagai kontribusi teoretis bagi pengembangan civic ethos. Hasil penelitian dapat menjadi landasan pengembangan kurikulum dan pembelajaran berbasis nilai, serta perlu ditindaklanjuti melalui pengujian model pembelajaran berbasis etos kewargaan Mohammad Hatta.
Copyrights © 2025