Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak gaya komunikasi pelatih terhadap pemahaman taktik dan strategi bertanding pada atlet bola tangan di Kota Balikpapan. Masalah utama dalam ekosistem olahraga ini adalah sering terjadinya kesenjangan strategi akibat efektivitas komunikasi pelatih yang kurang adaptif, sehingga performa atlet menurun drastis saat tensi pertandingan meningkat. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain korelasional dan analisis regresi linear. Populasi penelitian meliputi seluruh atlet bola tangan yang terdaftar aktif di bawah naungan Pengcab ABTI Kota Balikpapan, dengan sampel sebanyak 15 atlet yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket tertutup berskala Likert melalui adopsi instrumen baku Leadership for Sport (LSS) dan Tactics Skills Inventory for Sport (TACSIS) yang telah teruji valid dan reliabel (Cronbach's Alpha = 0,89). Teknik analisis data mencakup uji prasyarat parametrik (normalitas dan linearitas) serta uji hipotesis korelasi menggunakan program SPSS. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan mayoritas atlet menilai gaya komunikasi pelatih berada pada kategori sangat baik (60%) dan kapasitas pemahaman taktis atlet tergolong tinggi (46,67% sangat setuju; 46,67% setuju). Hasil pengujian hipotesis menunjukkan nilai koefisien korelasi Pearson sebesar 0,854 dengan arah hubungan linear positif. Kesimpulan penelitian membuktikan adanya hubungan yang signifikan dan bernilai positif dengan tingkat kekuatan hubungan yang sangat kuat antara gaya komunikasi pelatih dengan pemahaman taktik dan strategi bertanding. Artinya, semakin baik dan kondusif kualitas gaya komunikasi yang diterapkan oleh pelatih, maka akan semakin tinggi pula tingkat pemahaman taktis yang dikuasai oleh atlet bola tangan Balikpapan saat menghadapi situasi pertandingan yang dinamis.
Copyrights © 2026