Pengelolaan sampah rumah tangga yang belum terstruktur, keterbatasan lahan pertanian, dan rendahnya literasi keuangan digital merupakan permasalahan yang saling terkait dan memerlukan pendekatan pengabdian yang terpadu. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 68 Universitas Bhayangkara Jakarta Raya di RT.11 RW.06, Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Program yang dilaksanakan meliputi budidaya lele dengan sistem akuaponik, pendirian dan pengelolaan bank sampah, kerja bakti lingkungan, serta penyuluhan literasi dan inklusi keuangan. Metode pengabdian yang digunakan meliputi observasi, koordinasi dengan perangkat desa, sosialisasi, pendampingan teknis, praktik langsung, serta evaluasi deskriptif kualitatif berdasarkan partisipasi warga. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa instalasi akuaponik berhasil diserahterimakan kepada warga secara mandiri, bank sampah berbasis komunitas berhasil dibangun dan mulai dioperasikan, saluran lingkungan yang tersumbat berhasil dibersihkan, serta pemahaman warga mengenai pengelolaan keuangan rumah tangga dan layanan perbankan digital meningkat. Program KKN lintas program studi ini berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan, kesadaran lingkungan, dan kemandirian ekonomi masyarakat Desa Muara Bakti secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026