Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi guru dengan siswa autis tingkat SMA di SLB AGCA Center Surabaya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah serta guru sebagai informan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi yang diterapkan meliputi komunikasi primer, sekunder, linear, sirkular, komunikasi inklusif, serta pendekatan komunikasi berbasis TEACCH. Komunikasi primer dilakukan melalui bahasa sederhana, ekspresi, dan gestur secara langsung, sedangkan komunikasi sekunder memanfaatkan media visual dan alat peraga untuk memperjelas pesan. Pola linear digunakan dalam pemberian instruksi yang tegas, sementara pola sirkular berkembang melalui interaksi dua arah antara guru dan siswa. Penelitian ini juga menemukan bahwa komunikasi yang adaptif, terstruktur, dan reflektif mampu mendukung pemahaman, keterlibatan, serta kemandirian siswa autis dalam proses pembelajaran.
Copyrights © 2026