Konsep koloid bersifat abstrak dan kurang terkait konteks nyata, sehingga siswa kesulitan memahaminya dan membutuhkan bahan ajar kontekstual yang memadai. Penelitian ini bertujuan mengembangkan e-book sistem koloid berbasis limbah minyak goreng bekas serta mengevaluasi keterbacaan dan kelayakannya dalam pembelajaran kimia. Metode yang digunakan adalah model Desain–Pengembangan–Evaluasi (DDE) dengan pendekatan Empat Langkah Pengembangan Bahan Ajar (4STMD), mencakup tahap Seleksi, Penataan, Karakterisasi, dan Reduksi Didaktik. Subjek penelitian adalah 49 siswa kelas XI IPA SMA Alfa Centauri, dengan validasi oleh dua guru kimia dan dua dosen ahli. Hasil menunjukkan reduksi didaktik berdasarkan karakterisasi teks dan umpan balik siswa meningkatkan keterbacaan, dengan seluruh teks dikategorikan mudah (rata-rata 96%). E-book memenuhi kriteria kelayakan pada aspek konten, penyajian, desain, grafis, dan akses elektronik. E-book ini berpotensi mendukung pembelajaran kimia kontekstual, mengembangkan keterampilan proses sains, dan menyediakan sumber belajar mandiri yang inovatif.
Copyrights © 2026