Artikel pengabdian kepada masyarakat ini membahas pengembangan dan penerapan mesin pencacah ikan sapu-sapu untuk mendukung pengolahan biomassa berkelanjutan di kawasan Danau Matano. Kegiatan dilatarbelakangi oleh kebutuhan mengolah biomassa ikan sapu-sapu menjadi bahan bernilai guna, seperti bahan pakan ternak, komponen pupuk organik, dan bahan baku pelet. Metode pelaksanaan memadukan pengembangan teknologi tepat guna dengan pendampingan partisipatif kepada UMKM binaan PT Vale, meliputi identifikasi kebutuhan, penyusunan rancangan dasar mesin, penentuan spesifikasi teknis, analisis gaya potong dan kapasitas, fabrikasi komponen mekanikal, perakitan sistem penggerak, pengujian kinerja, demonstrasi pengoperasian, dan serah terima teknologi. Pengujian kuantitatif dilakukan terhadap 10 ekor ikan sapu-sapu dengan ukuran lebar 5-8 cm, panjang 20-40 cm, dan berat 200-500 gram per ekor. Mesin bekerja pada putaran blade sekitar 60 rpm dengan waktu pencacahan 10-20 detik per ekor. Ukuran hasil cacahan berada pada rentang 1-4 cm dan relatif seragam, dengan estimasi kapasitas aktual 36-180 kg per jam. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mesin pencacah layak digunakan sebagai unit awal pengolahan biomassa ikan sapu-sapu serta berkontribusi terhadap pemberdayaan mitra, peningkatan produktivitas UMKM, dan konservasi lingkungan melalui pemanfaatan biomassa perairan lokal secara produktif.
Copyrights © 2026