Kebakaran hutan Black Summer Australia 2019-2020 merupakan bencana lingkungan terbesar dalam sejarah modern Australia yang menyebabkan kerusakan ekosistem, polusi udara, dan kerugian sosial-ekonoi yang luas. Peristiwa ini terjadi bersamaan dengan dinamika politik nasional, khususnya pergantian Perdana Menteri yang berimplikasi pada perubahan kebijakan mitigasi kerusakan lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebijakan politik mitigasi kerusakan lingkungan. Peneitian ini bertujuan menganalisis kebijakan politik mitigasi kerusakan lingkungan yang dilakukan pemerintah Australia selama peristiwa tersebut dengan menggunakan pendekatan Green Politics Theory dan manajemen risiko lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran dengan pengumpulan data sekunder dari literatur dan dokumen resmi. Analisis risiko lingkungan menggunakan indikator kemungkinan dan keparahan, serta metode skoring dan tabulasi variabel untuk mengukur potensi risiko kebakaran. Hasilnya menunjukan bahwa kebijakan mitigasi pemerintah menggabungkan respons darurat, transisi energi terbarukan, dan perbaikan manajemen risiko kebakaran, namun masih menghadapi tantangan dalam transformasi struktural yang sesuai prinsip ekosentrisme dan partisipasi masyarakat.
Copyrights © 2026