Aktivitas fisik merupakan kontraksi pada otot rangka yang mengakibatkan terjadinya suatu bentuk gerakan pada tubuh manusia sehingga terdapat penggunaan kalori tubuh. Kualitas tidur merupakan adanya kepuasan dari individu terhadap dan berpengaruh pada produktivitas dalam kehidupan sehari-hari. Mahasiswa kedokteran memiliki kecenderungan sedentary lifestyle karena padatnya jadwal kuliah dan belajar sehingga terjadi penurunan jumlah aktivitas fisik dan olahraga. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan besar sampel yang digunakan sebanyak 50 responden. Data dari penelitian ini diperoleh dari kuesioner GPAQ dan kuesioner PSQI yang dicatat dalam aplikasi Microsoft Excel. Dari penelitian yang sudah dilakukan diperoleh hasil aktivitas fisik paling banyak adalah aktivitas fisik tingkat sedang yaitu 38 orang (76%). Sedangkan untuk kualitas tidur paling dominan adalah kualitas tidur buruk yaitu 37 orang (74%). Uji normalitas data menunjukkan data tidak terdistribusi normal sehingga uji analisis data yang digunakan adalah uji Rank Spearman. Pada uji Rank Spearman didapatkan hasil nilai r adalah 0,117 positif menunjukan kekuatan hubungan yang sangat lemah dan searah. Selain itu nilai p adalah 0,417 yang berarti menunjukkan hubungan yang tidak signifikan. H0 diterima sedangkan H1 ditolak sehingga dapat disimpulkan tidak terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan kualitas tidur mahasiswa Program Studi Kedokteran Universitas Pendidikan Ganesha. Kata Kunci: aktivitas fisik, GPAQ, kualitas tidur, mahasiswa, PSQI
Copyrights © 2026