Diabetes Mellitus tipe 2 merupakan penyakit kronis yang sering menimbulkan komplikasi berupa gangguan sirkulasi darah perifer yang dikenal dengan perfusi perifer tidak efektif. Kondisi ini ditandai dengan kaki dingin, kesemutan, penurunan sensitivitas, serta keterlambatan pengisian kapiler. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan self foot massage dalam mengatasi perfusi perifer tidak efektif pada Tn. A dengan Diabetes Mellitus tipe 2 di Rumah Sakit Royal Prima Jambi. Metode penelitian menggunakan studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan pada satu pasien selama 5 hari pada tanggal 2–6 Maret 2026. Intervensi yang diberikan adalah self foot massage selama ±30 menit sebanyak 5 kali pertemuan, dengan evaluasi menggunakan Capillary Refill Time (CRT), suhu kaki, dan keluhan subjektif pasien. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik. Hasil menunjukkan adanya perbaikan perfusi perifer setelah dilakukan intervensi. Pada hari pertama CRT >3 detik dengan kaki teraba dingin, kemudian pada hari kelima CRT membaik menjadi ±2 detik, kaki terasa lebih hangat, dan keluhan kesemutan berkurang. Pasien juga mampu melakukan self foot massage secara mandiri. Kesimpulan dari penelitian ini adalah self foot massage dapat membantu meningkatkan perfusi perifer pada pasien Diabetes Mellitus tipe 2 dengan masalah perfusi perifer tidak efektif.
Copyrights © 2026