Jurnal Ners
Vol. 10 No. 3 (2026)

Pengaruh Terapi Tertawa Terhadap Tingkat Depresi Pada Lansia di UPTD Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai Sumtera Utara

Juando Juando (Universitas Sumatera Utara)
Riswani Tanjung (Universitas Sumatera Utara)
Siti Zahara Nasution (Universitas Sumatera Utara)
Arlinda Sari Wahyuni (Universitas Sumatera Utara)
Wardiyah Daulay (Universitas Sumatera Utara)



Article Info

Publish Date
19 Jul 2026

Abstract

Depresi merupakan salah satu masalah kesehatan mental yang sering dialami oleh lansia akibat perubahan biologis, psikologis, dan sosial yang terjadi selama proses penuaan. Kondisi depresi yang tidak ditangani dapat menurunkan kualitas hidup lansia. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi depresi adalah terapi tertawa, yang mampu meningkatkan hormon endorfin, menurunkan stres, serta memperbaiki suasana hati dan interaksi sosial lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi tertawa terhadap tingkat depresi pada lansia di UPTD Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan two group pretest posttest design. Populasi penelitian terdiri dari lansia di UPTD Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai dan Panti Sosial Karya Kasih Medan. Sampel berjumlah 84 responden yang dibagi menjadi kelompok intervensi (42 responden) dan kelompok kontrol (42 responden). Tingkat depresi diukur menggunakan instrumen Geriatric Depression Scale (GDS). Kelompok intervensi diberikan terapi tertawa selama satu bulan dengan frekuensi tiga kali seminggu selama 20–30 menit per sesi, sedangkan kelompok kontrol menjalani aktivitas rutin panti. Analisis data menggunakan uji dependent t-test dan independent t-test dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penurunan tingkat depresi pada kelompok intervensi setelah diberikan terapi tertawa dibandingkan sebelum intervensi. Selain itu, terdapat perbedaan rerata tingkat depresi yang signifikan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol setelah perlakuan. Kesimpulan terapi tertawa berpengaruh efektif dalam menurunkan tingkat depresi pada lansia. Intervensi ini dapat dijadikan sebagai terapi komplementer yang mudah, aman, dan ekonomis untuk meningkatkan kesehatan mental serta kualitas hidup lansia.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

ners

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing

Description

Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer ...