Turnover intention perawat merupakan isu kritis dalam manajemen sumber daya manusia di rumah sakit. Tingginya angka turnover perawat di Rumah Sakit Khusus Ginjal Rasyida Medan mendorong perlunya intervensi berupa sosialisasi penerapan jenjang karir. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh sosialisasi penerapan jenjang karir terhadap turnover intention perawat di Rumah Sakit Khusus Ginjal Rasyida Medan. Desain penelitian menggunakan mixed methods dengan pendekatan kuantitatif quasi experiment one group pretest-posttest dan pendekatan kualitatif phenomenological research. Populasi penelitian adalah seluruh perawat pelaksana (N=69) dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Turnover Intention Scale yang telah divalidasi (I-CVI 0,962; Cronbach Alpha 0,856). Analisis data kuantitatif menggunakan uji Paired T-Test, sedangkan data kualitatif dianalisis dengan metode Colaizzi melalui wawancara mendalam terhadap 8 partisipan. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata turnover intention sebelum intervensi sebesar 42,51 (kategori sedang) dan sesudah intervensi sebesar 39,78 (kategori sedang). Uji Paired T-Test menunjukkan nilai p=0,015 (p<0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan sosialisasi penerapan jenjang karir terhadap penurunan turnover intention perawat. Secara kualitatif ditemukan lima tema utama: peran manajemen, peningkatan motivasi kerja, retensi dan loyalitas, dukungan tim dan supervisi, serta harapan perbaikan sistem. Disimpulkan bahwa sosialisasi penerapan jenjang karir berpengaruh signifikan dalam menurunkan turnover intention perawat. Kata Kunci: jenjang karir; turnover intention; perawat; rumah sakit
Copyrights © 2026